Begal Payudara Ditangkap
Modus Tanyakan Alamat, Ini Pengakuan Pria Berjaket Ojol Raba Payudara Siswi SMA di Ciracas
Pria berjaket ojek online yang raba payudara siswi SMA ditangkap Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur. Ini pengakuan pelaku.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
Menurutnya dari remaja, ibu rumah tangga, hingga nenek pernah jadi korban pelecehan seksual di lokasi yang sama dengan Y dan N.
"Ibaratnya anak SD cewek montok sedikit saja mungkin jadi korban. Makannya dulu kita pasang CCTV karena rawan itu (pelecehan seksual)," ujarnya.
L menuturkan sejak awal tahun 2018 lalu warga sepakat memasang sejumlah CCTV di gang yang hanya muat dua sepeda motor.
Hasilnya memang tak lantas membuat pelaku pelecehan seksual ogah beraksi, tapi dapat membantu polisi meringkus pelaku.
"Paling rawan di sini raba payudara sama jambret handphone. Kalau pencurian sepeda motor mah enggak. Enggak tahu kenapa jadi rawan," tuturnya.
Seorang ibu yang merupakan tetangga N pun membenarkan bila gang tempatnya dan N bermukim rawan aksi pelecehan seksual.
Namun dia enggan membeberkan sudah berapa kasus pelecehan seksual yang terjadi dan siapa saja korbannya.
"Pokoknya rawan banget lah, sudah sering kejadian. Tapi saya lupa, jangan saya lah yang ngomong. Ke pak RT saja, saya lupa," kata ibu yang enggan menyebut namanya.
Menanggapi keluhan warga, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan bakal meningkatkan intensitas patroli.
Upaya lainnya yakni menggalakan Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas) guna mencegah aksi kriminalitas.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati di titik rawan yang sering terjadi," kata Arie.
Pelaku Muka Datar
Seorang pria memakai jaket ojek online (Ojol) meraba payudara dua siswi kelas XII di satu gang wilayah Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.
Meski terjadi dalam gang yang hanya muat dua sepeda motor, pelecehan yang menimpa Y (18) dan N (18) sebelumnya pernah terjadi.
L (39), warga Kelurahan Rambutan yang tinggal di gang tempat Y dan N jadi korban bahkan pernah mengalami kejadian serupa.