Antisipasi Virus Corona di DKI

Berstatus ODP, 300 Jemaah Masjid di Tamansari Diisolasi di Masjid 

Hal itu setelah ada tiga jemaah masjid tersebut yang diketahui positif corona usai jalani rapid test

Berstatus ODP, 300 Jemaah Masjid di Tamansari Diisolasi di Masjid 
Istimewa/Dokumentasi Sudin Sosial Jakarta Timur
(Ilustrasi) Personel Tagana Sudin Sosial Jakarta Timur saat mengantar makanan ke rumah ODP yang menjalani isolasi mandiri di Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2020).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Sebanyak sekitar 300 jemaah salah satu masjid di wilayah Kelurahan Maphar, Tamansari, Jakarta Barat harus diisolasi selama dua pekan.

Hal itu setelah ada tiga jemaah masjid tersebut yang diketahui positif corona usai jalani rapid test pada Kamis (26/3/2020) kemarin.

"Karena dari hasil tes kemarin ada tiga jamaah yang suspect, maka sekarang jamaah yang ada disana kita isolasi selama 14 hari," kata Camat Tamansari, Risan Mustar saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).

Risan mengatakan, para jemaah tersebut yang kini berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terdiri dari WNI dan 73 WNA.

Mereka diisolasi mulai Kamis (26/3/2020) kemarin hingga dua pekan mendatang.

Selama para jemaah diisolasi di dalam masjid, Risan mengatakan, pihaknya meminta bantuan logistik kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

"Bantuannya makanan siap saji, karena daripada dia mondar mandir keluar makanya kami minta bantuan. Kan sekarang sudah dijaga ketat oleh TNI dan Polri," kata Risan.

Sebelumnya, Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini mengatakan, rapid test ini mulai digelar serentak di delapan wilayah Kecamatan Jakarta Barat sejak Kamis (26/3/2020) kemarin. 

Spanyol dan Ceko Keluhkan Rendahnya Akurasi Alat Rapid Test Corona Asal China

Satu Pemain Persib Bandung Positif Covid-19, Tim Dokter Beberkan Kondisi Sang Pemain Saat Ini

Perampok Minimarket di Tanah Abang Jakarta Pusat Terekam CCTV, Masuk Lewat Atap

Pandemi Corona di Indonesia, Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Juga Punya Hak untuk Hidup

Dalam lakukan rapid test ini pihaknya melakukan sistem jemput bola dengan sasaran utamanya adalah mereka yang sudah masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Enggak ada batas waktu sampai kapan, kami layani mereka terutama yang ODP dan PDP. Pelaksanaan tes ini kami adakan di jam kerja," kata Kristi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved