Pengakuan Jambret Iphone XI Milik Kapolsek Matraman, Ogah Tunjukkan Lokasi Penadah

Kiprahnya sebagai jambret handphone di Jalan Matraman Raya berakhir usai menjambret handphone Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wawan Fachrurozi (tengah) saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolsek Matraman, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).  

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Wawan Fachrurozi kini hanya tertunduk menahan sakit di kedua betisnya akibat luka tembak yang dihujam personel Unit Reskrim Polsek Matraman.

Kiprahnya sebagai jambret handphone di Jalan Matraman Raya berakhir usai menjambret handphone Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro.

Wawan diringkus pada Kamis (26/3/2020) malam tak lama usai menjambret handphone IPhone Tedjo yang sedang menyamar sebagai warga.

Warga Kelurahan Manggarai itu dibekuk setelah penyelidik menelusuri pelat nomor sepeda motor yang digunakan dan terekam CCTV.

"Tapi saat diminta menunjukkan lokasi penadah tempatnya menjual handphone tersangka melawan petugas sehingga kita berikan tindakan tegas (tembak)," kata Tedjo di Mapolsek Matraman, Jumat (27/3/2020).

Meski ogah buka mulut, personel Unit Reskrim Polsek Matraman tetap berhasil meringkus tiga penadah yang bermitra dengan Wawan.

Mereka yakni Entis Saputra, Deni Dimyati, dan Toni diringkus berkat fitur GPS yang terdapat dalam handphone jenis IPhone milik Tedjo.

"Memang saat kejadian saya sedang menyamar, di handphone saya sudah terpasang GPS yang aktif sehingga menunjukkan lokasi handphone," ujarnya.

Tedjo memilih menyamar setelah banyak menerima laporan warga yang jadi korban jambret di sepanjang Jalan Matraman Raya.

Pada Minggu (13/10/2019) seorang warga bernama Lidya P. Hutabarat (68) bahkan jadi korban jambret saat naik naik Bajaj berangkat ke Gereja.

Dia merugi sekitar Rp 25 juta akibat tas berisi perhiasan emas dan berlian dijambret pelaku yang berhasil kabur ke arah Jalan Salemba Raya.

"Memang di sepanjang Jalan Matraman Raya ini rawan, makannya ketika pelaku melawan langsung kita ambil tindakan tegas dan terukur. Agar memberikan efek jera," tuturnya.

Kronologi

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro menuturkan, pihaknya kerap menerima laporan masyarakat tentang maraknya aksi penjambretan di tempat kejadian perkara (TKP).

Untuk itu, Tedjo mengaku sengaja bermain ponsel di lokasi tersebut untuk memancing pelaku beraksi kembali.

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro saat memberikan keterangan di Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro saat memberikan keterangan di Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). (TribunJakarta/Bima Putra)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved