Antisipasi Virus Corona di DKI

5 Fakta Penipuan Masker Murah di Instagram, Uang Buat Tombok Tiket Konser dan Mahasiswi Aktif

Bagai mencari kesempatan dalam kesempitan, wanita berisinial DA (23) melakukan penipuan penjualan masker merek sensi.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Suharno
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra (kiri) dan Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (kanan) melakukan ungkap kasus penipuan penjualan masker murah, Rabu (1/4/2020). 

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho menerangkan kalau tersangka masih berstatus mahasiswa aktif jurusan farmasi.

"Mahasiswi di salah satu Universitas Swasta di Jakarta Timur jurusan Farmasi," jelas Alexander di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (1/4/2020).

Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut soal identitas universitas tempat DA mengemban ilmu.

Sementara, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ardian Saputra mengatakan, selain mahasiswa, DA juga tergabung dalam sebuah Event Organizer (EO).

"Pelaku merupakan mahasiswi dan juga sebagai pengusaha event organizer," terang Adi.

3. Buat tombok tiket monser dan keperluan sehari-hari.

Tersangka penipuan penjualan masker murah di media sosial Instagram ternyata diperuntukan untuk kepentingan pribadi.

Bahkan ia berhasil meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah dari hasil menipu menjual masker di Instagram.

Parahnya lagi, tersangka DA (23) yang sudah diamankan Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta tersebut menggunakan hasil uang hasil penipuannya tersebut untuk mengganti kerugian pembelian tiket konser.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan kalau DA memang tergabung dalam sebuah Event Organizer (EO).

"Uang hasil penipuan atau penggelapan ini digunakan tersangka untuk membayar permasalahan penggantian uang tiket konser," kata Adi di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Rahu (1/4/2020).

Bukan hanya untuk mengganti uang ganti rugi, DA juga menggunakan sebagian uang haram tersebut untuk keperluan sehari-hari.

"Juga digunakan untik pemenuhan kebutuhan sehari-hari tersangka," sambung Adi.

Turun ke Jalan, Anggota DPRD Jepara Saiful M Abidin Sosialisasikan Work From Home dan Bagikan Masker

4. Korban sudah banyak sampai ke Bogor.

DA (23) tersangka penipuan penjulan masker murah di Instagram telah menelan banyak korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved