Virus Corona di Indonesia

2 Minggu Dirawat Karena Covid-19, Bima Arya Curhat Selfie Gunakan Timer di Ruang Isolasi

Walikota Bogor, Bima Arya mengungkap kondisi dirinya usai 14 hari dirawat di RSUD Bogor karena positif Covid-19.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Siti Nawiroh
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wali Kota Bogor, Bima Arya foto selfie di Bendung Katulampa, Kota Bogor. 

"Jujur, melewati semua ini merupakan bagian dari ujian kehidupan yang tidak mudah bagi saya, tapi saya yakin semua pasti ada hikmahnya. Allah sedang mengingatkan kita semua. Ini bukan hanya ujian kesehatan, tapi juga ujian bagi keimanan dan kebersamaan kita,"

"Sambil memompa semangat untuk melahap semua makanan, sayur, buah dan vitamin. Juga mengatur pikiran agar bisa istirahat dan tidur nyenyak,"

"Foto ini diambil dengan timer, ketika sendiri di kamar. Karena kalau tenaga medis masuk, saya harus menggunakan masker,"

"Terus sehat, semangat dan optimis untuk semua!
Salam," tulis Bima Arya.

Bagian tubuh ini menjadi pintu masuk virus corona

Kepala BNPB sekaligus Kepala Gugus Tugas Covid-19, Doni Monardo membeberkan bagian tubuh yang rentan menjadi pintu masuk bagi virus corona ke dalam tubuh.

UPDATE Corona di DKI, 885 Pasien Positif Covid-19 Hingga Bantuan Rp 1 Juta Buat Warga Kurang Mampu

Hal itu disampaikan Doni dalam tayangan YouTube tvOneNews yang diunggah (26/3/2020).

Mulanya Doni menekankan kepada masyarakat untuk disiplin dalam melakukan social distancing atau physical distancing.

Ia mengimbau dengan sangat kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan.

"Bapak presiden selaku kepala negara telah menegaskan social distancing, yang diterimakan juga menjadi physical distancing, jaga jarak, jagan berdekatan, hindari kerumunan," ujar Doni.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk semaksimal mungkin tetap berada di rumah.

"Dan juga semaksimal mungkin harus tetap berada di rumah," katanya.

Fakta Baru Oknum Pegawai RS Curi 360 Boks Masker, Dijual ke Bogor hingga Uang Dipakai Beli Motor

Doni menyampaikan perlu adanya kesadaran pada masyarakat dalam menerapkan social distancing dalam lingkungannya.

"Tetapi itu saja tidak cukup, harus ada sebuah kesadaran kolektif, untuk meningkatkan disiplin. Baik disiplin pribadi maupun lingkungan," kata Doni.

Tak hanya disiplin dalam melakukan social distancing di lingkungan, Doni juga mengatakan kita juga harus disiplin terhadap menjaga kebersihan diri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved