Virus Corona di Indonesia
Cerita Suami dan Ayah Cari Donor Darah B Plus saat Wabah Corona: Keliling Jakarta, Bogor dan Bekasi
Seperti menunggu seseorang, pria tua itu gusar, matanya tertuju ke meja pendaftaran berharap ada pendonor darah yang sama dengan sang istri: B Plus.
Penulis: Yulis Tribun Jakarta | Editor: Y Gustaman
Ahmad sedikit tenang, wajahnya gembira mendengar penjelasan petugas.
Ia mulai berbagi cerita, belum lama ini istrinya mengalami pendarahan hebat dan kondisinya sedang dirawat ke RSUD Kota Bogor.
Dokter mendiagnosis Halimatul mengidap kanker servic.
Bukan main cemasnya Ahmad saat itu. Selagi istrinya butuh tambahan darah, pihak rumah sakit mengaku tidak memiliki stok.
Keluarga, kerabat dan kenalannya, Ahmad kontak dan meminta kesediaannya mendonorkan darah untuk sang istri yang terbaring sakit. Ia tak membayangkan, darah istrinya B Plus ternyata sulit dicari.
Kamis petang itu, Ahmad sudah mengajak satu orang kenalan barunya untuk berdonor dan golongan darahnya sama dengan sang istri.
"Kurang satu orang lagi. Ada kerabat saya yang katanya mau ke sini tapi belum datang juga," ia berharap.
Harapan Ahmad di depan mata hanya darah yang TribunJakarta.com donorkan.
• Polisi Tangkap Kawanan Perampok yang Kenakan Helm dan Sekap Lansia di Pontianak
Keliling Jakarta, Bogor Hingga Bekasi
Tak hanya Ahmad, Dedi Permana atau akrab disapa Bram ini mengalami hal sama. Ia sudah ke sana kemarin mencari darah B Plus buat anaknya, Kevin Permana (18).
Seorang pria, duduk tak jauh dari Bram, memperkenalkan namanya Iwan Firdaus.
"Golongan darah saya B Plus, semoga cocok dengan anak Pak Bram," ujar Iwan yang bergabung di Bogor SAR Community.
Bram mengisahkan, Kevin mengalami penyakit Thalasemia sejak berusia 6 tahun.
Setiap tiga pekan, Kevin harus mendapat transfusi darah agar kondisi tubuhnya normal kembali.
Saat virus corona atau Covid-19 mewabah, pihak rumah sakit tak memiliki stok darah karena pendonor menahan diri di rumah.