Virus Corona di Indonesia
Cerita Suami dan Ayah Cari Donor Darah B Plus saat Wabah Corona: Keliling Jakarta, Bogor dan Bekasi
Seperti menunggu seseorang, pria tua itu gusar, matanya tertuju ke meja pendaftaran berharap ada pendonor darah yang sama dengan sang istri: B Plus.
Penulis: Yulis Tribun Jakarta | Editor: Y Gustaman
Bram sempat keliling ke PMI di Kabupaten Bogor, Jakarta, hingga Bekasi untuk mendapatkan darah B Plus.
Usahanya tak berhasil, karena stok darah sangat sedikit.
Ia bersyukur setelah memposting kebutuhan darah golongan B positif di grup WhatsApp, Iwan merespon.
• IPB Berikan Kuota Internet ke 25000 Mahasiswanya dan Perpanjang Waktu Untuk Tugas Akhir
Ketua Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Bogor tergerak mendonorkan darahnya untuk Kevin setelah membaca postingan ayahnya.
"Saya tidak kenal dengan Pak Bram. Di grup WA tim SAR, beredar informasi kebutuhan darah golongan B Plus. Kebetulan darah saya B Plus," ujar Iwan.

Iwan dan Bram baru pertama kali bertemu dan berkenalan di depan kantor UTD PMI Kota Bogor.
Setelah diperiksa kesehatannya, Iwan dinyatakan petugas bisa berdonor.
"Semoga darah saya bisa memenuhi kebutuhan anak Pak Bram yang kini sangat membutuhkan darah," harap Iwan selesai mendonorkan darahnya.
Sementara itu, Ahmad yang dari tadi menunggu kepastian bisa bernapas lega.
Petugas Dina Fitria memastikan Ahmad bisa membawa pulang darah B Plus yang didonorkan TribunJakarta.com.
Mata Ahmad berbinar, beberapa kali mengucapkan terimakasih kepada petugas dan pendonor.
"Semoga darah saya bisa membantu kesembuhan istri bapak," ujar TribunJakarta.com selesai mendonorkan darah.
• 2 Minggu Dirawat Karena Covid-19, Bima Arya Curhat Selfie Gunakan Timer di Ruang Isolasi
Sepi Pendonor
Petugas Dina Fitria mengatakan, saat virus corona melanda Indonesia, kini sepi pendonor.
Biasanya, dalam sehari ada 200 pendonor sukarela yang datang ke kantor PMI atau ke donor darah keliling.