Vonis 2,5 Tahun Penjara Ari Darmawan: Tidak Adil, Pertimbangan Hakim, Citra Sopir Taksi Online

Ditho menilai majelis hakim tidak mempertimbangkan beberapa bukti dan keterangan saksi

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sopir taksi online Ari Darmawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU- Sopir taksi online yang sebelumnya diduga sebagai korban salah tangkap, Ari Darmawan divonis pidana penjara 2,5 tahun.

Majelis hakim menyatakan Ari Darmawan bersalah terkait kasus pencurian dengan kekerasan dengan korban Suhartini.

Jaksa penuntut umum menilai vonis tersebut diberikan agar citra sopir taksi online tetap terjaga sehingga tidak menjadi jelek di mata masyarakat.

Simak selengkapnya:

1. Divonis 2 tahun 6 bulan

Majelis Hakim menilai Ari terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian terhadap korbannya bernama Suhartini.

Sidang putusan ini digelar secara online, di mana terdakwa mengikuti jalannya persidangan dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwa Jaksa Penuntut Umum," kata Ketua Majelis Hakim Achmad Guntur saat membacakan putusannya, Kamis (30/4/2020).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan penjara selama dua tahun enam bulan, dikurangi masa penahanan terdakwa," tambahnya.

2. Terkait banding

Ketua tim kuasa hukum Ari Darmawan, Hotma Sitompul (kedua dari kanan), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).
Ketua tim kuasa hukum Ari Darmawan, Hotma Sitompul (kedua dari kanan), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)
Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved