Detik-detik Pembunuhan Gadis 21 Tahun di Cemara Asri Medan, Mulanya Bareng Pacar di Rumah Teman

Kematian gadis 21 tahun menggegerkan warga di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Medan pada Rabu (6/5/2020).

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
TRIBUNMEDAN/Maurits Pardosi
Detik-detik Pembunuhan Gadis 21 Tahun di Cemara Asri Medan, Mulanya Bareng Pacar di Rumah Teman 

"Satu orang (EL) kemungkinan menjadi korban. Sementara satu lagi (M) masih kita dalami," ujarnya.

Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terkait kejadian tersebut dan segera memasang garis polisi di lokasi.

Untuk sementara waktu, korban maupun yang diduga pelaku sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Teka-teki Keberadaan Ferdian Paleka, Polisi Duga Orangtua YouTuber Bantu Sembunyikan Sang Anak

"Setelah melakukan olah TKP, kita membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum dan mengamankan Michael bersama para saksi ke Polsek Percuseituan," tegasnya.

Dari TKP, petugas mendapati sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, dua bilah pisau, selembar kertas surat cinta, martil, helm warna hitam, dan kardus.

Gadis 21 Tahun Dibunuh di Medan
Gadis 21 Tahun Dibunuh di Medan (TribunMedan/Ist)

“Ada juga masker, pulpen, lakban, botol hit dan stela, empat unit handphone, pakaian, HP terbakar di dalam plastik, serta Sim A dan C," lanjutnya.

Kemudian, Kompol Aris juga mencantumkan nama beberapa saksi.

"Saksi-saksinya adalah Jeffry (teman Michael), Ten Sukfen (pemilik rumah), Jenny (orang tua Michael), Yunan (orang tua Elvina), dan Antoni (tetangga)."

DAFTAR Amalan Dianjurkan Rasulullah SAW di Malam Lailatul Qadar, Disertai Doa Ramadan 1441 H

"Langkah-langkah yang telah dilakukan petugas adalah melakukan cek dan olah TKP, memberikan police line, mencari saksi-saksi, membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, membawa diduga pelaku dan saksi-saksi ke Polsek Percutseituan, dan mengamankan barang bukti," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga setempat menyebutkan korban dibunuh dengan cara mengenaskan.

"Pacarnya laki-laki minum obat nyamuk. Ceweknya penuh luka, sempat dimasukkan ke dalam kardus," kata warga.

Dugaan motif sementara

Pembunuhan disertai mutilasi ini diduga karena motif asamara yang tak mendapat restu dari orangtua.

Motif sementara itu terungkap ketika petugas memintai keterangan dari keluarga korban saat membuat pengaduan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Elvina (21) disebutkan berpacaran dengan Mikhael (22) sekitar setahun lamanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved