Babak Akhir Eks Pacar Bantu Pembunuhan Sales yang Dilempar ke Jurang Kota Batu

Rulin Rahayu Ningsih menerima vonis selama lima tahun penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Polrestabes Surabaya menangkap pelaku penculikan berujung pembunuhan pekerja marketing training, Bangkit (30) yang ditemukan tewas di Jembatan Cangar Batu dalam gelar kasus di Mapolrestabes, Jumat (18/10/2019). Pelaku mantan kekasih korban Rulin Rahayu (32) dan suami Bambang Irawan (27) warga Perum Magersari Sidoarjo, Kresna Bayu (22) warha Nyamplungan Ampel, M Rizal Firmansyah (19) warga Dinoyo. Sementara ARP (27) dan MIR (20) masih menjadi buronan polisi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Rulin Rahayu Ningsih menerima vonis selama lima tahun penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Rulin terbukti membantu proses pembunuhan sales Bangkit Maknutu yang dibunuh dengan cara dilempar ke jurang di Cangar, Kota Batu pada 14 Oktober 2019.

"Menjatuhkan hukuman pidana lima tahun penjara karena terdakwa terbukti membantu proses terjadinya pembunuhan," kata I Gusti Ngurah Partha Bhargawa, ketua majelis hakim dalam persidangan, Kamis (28/5/2020).

Rulin mengaku masih pikir-pikir terhadap putusan tersebut.

Penasehat hukum Rulin, Bernard Manurung mengungkapkan pikir-pikir itu karena perlu pertimbangan keluarga.

Pihaknya harus bicara dulu dengan keluarga terdakwa terkait putusan tersebut.

Apalagi fakta persidangan terungkap bahwa kliennya tidak terbukti terlibat dalam pembunuhan.

"Kami perlu mempertimbangkan kembali seusai mendengar putusan ini," jelasnya.

Polrestabes Surabaya menangkap pelaku penculikan berujung pembunuhan pekerja marketing training, Bangkit (30) yang ditemukan tewas di Jembatan Cangar Batu.
Polrestabes Surabaya menangkap pelaku penculikan berujung pembunuhan pekerja marketing training, Bangkit (30) yang ditemukan tewas di Jembatan Cangar Batu. (TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA)

Sementara itu, JPU Pompy Polansky menjelaskan pihaknya juga menyatakan pikir-pikir terkait putusan tersebut.

"Kami akan pertimbangkan secara matang dahulu," kata Pompy.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved