Warga Jakarta Dilarang Keluar Kota

Naik Travel Bayar Rp 500 Ribu dari Sukoharjo ke Jakarta, Pasutri Warga Papanggo Lolos Razia PSBB

Pasangan suami istri warga RT 01/RW 07 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut baru tiba dari kampung halamannya di Sukoharjo.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Pendataan warga yang baru datang usai mudik Idulfitri di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sumardi Sri Handoko (54) dan istrinya, Poniyem, baru saja tiba di Ibukota pada Senin (1/6/2020) kemarin usai mudik Idulfitri.

Pasangan suami istri warga RT 01/RW 07 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut baru tiba dari kampung halamannya di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sumardi mulai pulang kampung sejak April lalu, tepatnya sebelum memasuki bulan Ramadan.

Setelah sekitar 1,5 bulan berada di kampungnya, Sumardi memutuskan kembali ke rumahnya di Papanggo untuk kembali mencari nafkah sebagai pedagang bakso cilok.

Dalam perjalanan berangkat maupun pulang dari Sukoharjo ke Jakarta, Sumardi mengaku tak menemui kendala berarti meskipun masih dalam suasana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 ini.

Perjalanan pulang kampung hingga kembali ke perantauan dirasakan Sumardi lancar-lancar saja tanpa terjaring razia PSBB di tengah jalan.

"Nggak, nggak diberhentiin petugas," kata Sumardi saat ditemui di rumahnya, Selasa (2/6/2020) sore.

Sumardi mengaku bisa lolos razia PSBB lantaran menggunakan jasa angkutan travel yang enggan ia sebutkan namanya.

Dengan menggunakan angkutan travel tersebut, Sumardi dan istrinya mendapatkan jaminan sampai di tujuan tanpa terjaring razia apapun.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved