Perhatikan, 4 Cara Memasak Telur Agar Kandungan Nutrisi Tak Hilang
Banyak masyarakat menyukai telur karena sumber protein murah dan bisa diolah menjadi berbagai menu makanan. Begini cara sehat memasak telur.
Pada telur mentah, protein dalam putih telur yang disebut avidin berikatan dengan biotin, sehingga tidak tersedia bagi tubuh Anda untuk digunakan.
Namun, ketika telur dimasak, panas menyebabkan perubahan struktural pada avidin sehingga membuatnya kurang efektif untuk mengikat biotin.
• Putri Tukang Urut Lumpuh Sejak Kecil & Dibully, Shireen Sungkar: Insya Allah Derajatmu Lebih Tinggi
• Yuk Kenali Gejala Penyakit Ginjal, Mulai Bau Mulut Hingga Mata Bengkak
• Warga Ramai Datangi Layanan Rapid Test di Stadion Patriot Bekasi Demi Urus SIKM
Hal ini membuat biotin lebih mudah diserap oleh tubuh.
Proses masak yang keliru
Meski demikian, proses memasak telur yang keliru juga bisa merusak kandungan nutrisi di dalamnya.
Memasak makanan dengan panas yang terlalu tinggi bisa mengurangi beberapa nutrisi di dalamnya, apalagi jika kita memasaknya terlalu lama.
Riset membuktikan memasak telur dengan panas yang tinggi dan terlalu lama bisa merusak kandungan vitamin A sekitar 17 hingga 20 persen.
Memasak juga bisa mengurangi antioksidan di dalam telur sebesar enam hingga 18 persen.
Agar kandungnan nutrisi telur terjaga, sebaiknya kita memasaknya dengan suhu yang tidak terlalu panas dan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Menurut riset, memanggang telur selama 40 menit bisa menurunkan kandungan vitamin D hingga 61 persen. Menggoreng atau merebus telur dalam waktu singkat hanya menghilangkan kandungan vitamin D sebesar 18 persen.

Cara sehat memasak telur
Agar kandungan nutrisi di dalam telur tidak banyak yang hilang, berikut caranya?
1. Pilih metode memasak rendah kalori
Untuk mengurangi kalori dalam telur, sebaiknya kita memasak telur dengan mengukus atau merebusnya.
Metode memasak ini tidak akan menambah kalori dan lemak ekstra.
Berbeda dengan telur yang digoreng, minyak yang digunakan bisa menambah kalori dalam telur.