Jalan Benteng Betawi Tangerang Kembali Jadi Tempat Tawuran Antar Pemuda

Jalan Benteng Betawi di Kelurahan Poris Gagabaru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang kerap dijadikan tempat tawuran

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Jalan Benteng Betawi di Kelurahan Poris Gagabaru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang yang kerap kali dijadikan tempat tawuran antar pemuda, Jumat (24/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jalan Benteng Betawi di Kelurahan Poris Gagabaru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang kerap dijadikan tempat tawuran antar pemuda.

Sebelumnya aksi tersebut sudah tidak ada karena sering dirazia polisi.

Namun, beberapa pekan ini marak lagi sehingga mengusik ketenangan warga.

Hasanudin (35), warga Blok Kepu RT 05/01 mengaku resah.

Karena setiap kali tawuran mereka membawa senjata tajam.

Selain itu, mereka juga lari ke perkampungan dan menggangu warga yang sedang istirahat.

“Sudah seminggu ini ada tiga kali kejadian tawuran. Tandanya kalau ada suara petasan, pasti Jalan Benteng Betawi ramai anak-anak muda yang saling serang menggunakan celurit,” ujar Hasanudin, Jumat (24/7/2020).

Ia menambahkan warga tidak berani menghalau atau mengusir saat para pemuda itu tawuran.

Lantaran khawatir menjadi sasaran amuk mereka yang membawa senjata tajam.

Kata Hasanudin, masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak memakan korban.

“Saya dan beberapa warga lainnya mencoba menghalau. Tetapi mereka jumlahnya banyak. Kita bingung mau lapor kemana,” ujarnya.

PPP Tidak Masalah Bila Calon Pendamping Mohammad Idris Berasal dari PKS

Anggota PPSU Kelapa Dua Wetan Tewas Terlindas Truk di Cipayung

Tukang Pijat Panggilan Perkosa Ibu Muda, Tergiur Kemolekan Tubuh Korban Hingga Dipergoki Suami

Ia menjelaskan, beberapa bulan sempat tidak ada tawuran karena para pelakunya sudah ditangkap.

Tetapi belakangan terjadi kembali seperti menjadi rutinitas setiap malam menjelang subuh ada tawuran.

“Sudah lama tidak ada tawuran, sekarang ini seperti rutinitas. Mereka tidak hanya anak-anak Poris tapi juga dari Kalideres dan wilayah lainnya,” beber Hasanudin.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved