Idul Adha 2020

Daging Kambing Sebaiknya Diolah Menjadi Tiga Masakan Ini, Dokter Tak Anjurkan Dibuat Sate

Daging kambing merupakan salah satu daging kurban yang biasanya dibagikan dalam perayaan Idul Adha.

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Hewan kurban berupa kambing yang dijual di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM – Daging kambing merupakan salah satu daging kurban yang biasanya dibagikan dalam perayaan Idul Adha.

Daging kurban yang disembelih, kemudian dibagikan kepada mereka yang berhak.

Bagaimana mengolah daging kambing hingga mengonsumsinya dengan aman?

Ahli gizi, Dr dr Tan Shot Yen M Hum, menyarankan, daging kurban yang didapatkan sebaiknya tak diolah dan dikonsumsi sekaligus.

“Saya selalu menyarankan, jika mendapat daging kurban, apalagi jumlahnya banyak, bagi-bagilah dalam beberapa porsi,” ujar dr Tan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/7/2020).

Untuk penyajian, dokter Tan menyarankan agar daging kambing diolah menjadi sup, gulai, dan tongseng.

“Tiga jenis masakan ini tidak dihabiskan berturut-turut. Jedakan seminggu, misalnya,” ujar dokter Tan.

Sisanya, dapat disimpan di kulkas.

“Analoginya, berkat jadi nikmat karena dihemat,” kata dokter Tan.

Tak disarankan diolah jadi sate kambing

Dokter Tan tidak menganjurkan daging kambing diolah menjadi sate.  Mengapa?

“Saya tidak anjurkan sate. Karena kita perlu hindari terbentuknya akrilamida, salah satu senyawa yang terbentuk pada protein yang dibakar dan tendensi menjadi penyebab kanker,” kata dia.

Saat memasak daging kambing, lanjut Tan, sebaiknya daging dalam keadaan masih mentah, kemudian buang lemak atau gajihnya (trimming).

Sedangkan jika mengolahnya menjadi sup, sebaiknya bumbu tidak ditumis untuk menghindari agar tidak semakin banyak konsumsi minyak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved