Breaking News:

Verifikasi Data Langsung ke Rumah Warga, Petugas Sensus Penduduk Akan Dibekali Protokol Kesehatan

Petugas Sensus Penduduk akan mulai diterjunkan untuk memverifikasi data ke rumah tangga di Jakarta Utara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Ilustrasi sensus penduduk. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Petugas Sensus Penduduk akan mulai diterjunkan untuk memverifikasi data ke rumah tangga di Jakarta Utara mulai Selasa (1/9/2020) besok.

Dalam pelaksanaannya, ribuan petugas akan dibekali dengan protokol kesehatan sebagai pencegahan Covid-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara Suhartono mengatakan, setiap petugas sensus sebelumnya sudah menjalani tes cepat massal atau rapid maupun swab test beberapa waktu lalu.

Petugas juga diimbau dan diwajibkan untuk menerapkan standar protokol kesehatan berupa 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Kasus Covid-19 Tembus Seribu per Hari di DKI Jakarta, Anies Pamer 43 Persen Testing di Wilayahnya

"PS (petugas sensus) sudah kami bekali dengan berbagai fasilitas protokol kesehatan baik masker, face shield, sarung tangan dan hand sanitizer," kata Suhartono, Senin (31/8/2020).

Para petugas sensus nantinya diwajibkan memakai alat pelindung diri yang sudah disiapkan tadi sebelum mendatangi rumah warga.

Kemudian, saat mengunjungi rumah warga, proses verifikasi pendataan penduduk nantinya akan disederhanakan.

Hal tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19 saat petugas mendatangi rumah tangga.

Mumi dan Pocong Gentayangan di Kalibata Jakarta Selatan, Ingatkan Warga Bahaya Covid-19

"Yang pasti proses pendataan penduduk kami sederhanakan menyesuaikan kondisi saat ini (pendemi Covid-19)," kata Suhartono.

Verifikasi data lalu dilakukan berbekal data yang sudah didapat dari hasil Sensus Penduduk Online (SPO) dan data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta.

Petugas kemudian melakukan proses wawancara untuk memastikan rumah tangga tersebut sesuai dengan data yang dipegang.

Gerobaknya Turut Dirusak Oknum Anggota TNI, Murjianto Reparasi Sendiri: Kalau Gak Jualan Gak Makan

"Rumah tangga tidak ada kewajiban mengisi kuisioner, petugas hanya mewawancarainya. Petugas juga akan didampingi oleh pengurus Rukun Tetangga (RT) yang mengetahui seluk beluk warga di lingkungannya," ucap Suhartono.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved