Pilkada Kota Tangsel
Ditikung Keponakan Prabowo pada Pilkada Tangsel, PSI Akui Mendapat Pelajaran Politik
Partai yang saat ini dipimpin mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha itu harus mengakui kenyataan pahit bahwa kadernya gagal berlaga
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
"Semua yang terjadi, proses sebelumnya tentu saja merupakan dinamika politik yang menjadi salah satu pelajaran yang sangat berharga bagi PSI untuk mendapatkan kedewasaan politik, untuk mengikuti proses-proses politik ke depannya lagi," ujar Isyana usai deklarasi.
Isyana memastikan, usungan terhadap Muhamad-Saraswati akan solid dari seluruh kader di Tangsel.
"Bro Azmi juga sudah menyampaikan secara lantang bahwa kita akan sama-sama berjuang untuk mendukung pasangan Muhamad dan Saras," ujarnya.
Azmi Abubakar termasuk orang yang paling merasakan dinamika politik pengusungan pasangan calon itu.
"Memang ini adalah pembelajaran politik tidak hanya bagi PSI tapi juga bagi masyarakat Tangsel," ujar Azmi pada kesempatan yang sama.
Ia berharap kontestasi politik bukanlah dalam rangka bermusuh-musuhan, melainkan dalam rangka persaudaraan.
• PSI Putuskan Kembali Usung Muhamad di Pilkada Tangsel, Azmi Abubakar: Kami Harus Berbesar Hati
• Bambang Haryo Soekartono-Taufiqulbar Kantongi Rekomendasi 4 Partai Politik Maju Pilkada Sidoarjo
• Ketua KPU Tangsel Bocorkan Hari Pendaftaran Kandidat Calon Pilkada Tangsel
Azmi harus membesarkan hatinya bahwa bukan dirinya atau kader PSI, melainkan kader partai lain yang harus didukung untuk memenangkan Pilkada Tangsel 2020.
"Pada satu titik, kami PSI berbesar hati untuk mendukung memang calon terbaik yang ada di Tangerang Selatan yang kebetulan bukan kader PSI. Inilah pendidikan politik, dukungan ini bukan pura-pura, dukungan kami sepenuh hati, sehormat-hormatnya," ujarnya.