Breaking News:

Tak Mampu Bayar Persalinan, Tukang Becak Diminta Pihak RS untuk Jual Bayinya yang Baru Lahir

Pasutri yang merupakan tukang becak ini terpaksa menjual bayi mereka ke Rumah Sakit.

Pexel via Kompas
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah sekian lama menikah, akhirnya bisa mendapatkan seorang anak tentu menjadi sebuah anugrah tersendiri.

Namun, hal ini bisa jadi hal sebaliknya jika tak bisa membayar biaya Persalinan Rumah Sakit.
Seperti yang dialami oleh sepasang suami istri asal India ini.

Mereka terpaksa menjual bayi mereka ke Rumah Sakit.

Hal ini dikarenakan mereka tidak bisa memenuhi biaya administrasi Persalinan.

Dikutip dari Daily Mail, Shiv Charan dan istrinya Babita harus membayar biaya Persalinan sebesar 35.000 rupee atau sekitar Rp 6,8 juta.

 

Babita melahirkan putranya itu dengan prosedur caesar di sebuah rumah sakit di Agra.

Tagihan sebesar itu membuat keduanya kewalahan.

Bagaimana tidak, Shiv sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang Becak.

Alhasil, rumah sakit berinisiatif meminta Shiv dan istrinya agar mau menjual bayi tersebut.

Shiv Charan dan istrinya Babita terpaksa menjual bayinya karena tidak sanggup bayar administrasi persalinan
Kolase: Daily Mail dan Pixabay
Shiv Charan dan istrinya Babita terpaksa menjual bayinya karena tidak sanggup bayar administrasi persalinan

Rumah sakit membelinya seharga 100.000 rupee atau Rp 19,6 juta untuk melunasi tagihan mereka.

Manajer rumah sakit, Seema Gupta mengatakan bahwa bayi laki-laki itu akan diadopsi bukannya dijual.

Dia juga mengklaim bahwa Riv dan Babita sudah menandatangani persetujuan.

Halaman
123
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved