Breaking News:

Tujuan Pertamina Korting Harga Pertalite Seharga Premium di Tangsel

Pertamina mengkorting harga penjualan BBM Pertalite yang seharga Rp7.650 per liter menjadi Rp6.450 per liter, setara harga Premium.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
SPBU di Jalan Maruga, Ciputat, Tangsel, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pertamina mengkorting harga penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite yang seharga Rp7.650 per liter menjadi Rp6.450 per liter, setara harga Premium.

Harga tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, roda tiga, taksi pelat kuning dan angkutan umum.

Korting tersebut berlaku di 38 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tangsel, mulai Minggu (13/9/2020) sampai 31 Oktober 2020.

Meski menggelar promo, Pertamina tetap menyediakan Premium di wilayah Tangsel, yakni di SPBU yang berada di Pondok Cabe, Cirendeu, Rawa Buntu, dan Pondok Jagung. Selain itu Ciputat, Pamulang dan Sawah Lama.

Unit Manager Communication Relations dan CSR Marketing Operation Region (MOR) III, Eko Kristiawan, mengungkapkan program diskon harga Pertalite itu bernama "Tangsel Langit Biru", bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara yang bersih dan sehat.

Program edukasi dan promosi itu merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.

Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

"Hal ini juga sejalan dengan cita-cita Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Melalui berbagai promo ini, kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan bersama-sama kita membirukan langit di Tangerang Selatan,” ujar Eko dalam keterangan resminya.

Eko menjelaskan, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved