Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Petugas Satpol PP Singgung Peran Bapenda Soal Belum Diterapkannya Sanksi Denda

Alasan belum diterapkannya denda adalah karena harus ada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang hadir

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kabid Peraturan dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, di kawasan Serpong, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) belum juga menerapkan sanksi denda terhadap pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Tangsel sudah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 32 tahun 2020, yang merupakan perubahan keempat dari Perwal nomor 13 tahun 2020 tentang PSBB.

Salah satu yang terpopuler adalah sanksi denda bagi warga yang tidak mengenakan masker, sebesar Rp 50 ribu.

"Kalau sampai detik ini kita tidak melakukan denda," ujar Kabid Peraturan dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, di kawasan Serpong, Rabu (16/9/2020).

Sapta mengungkapkan, alasan belum diterapkannya denda adalah karena harus ada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang hadir, dalam hal denda ini adalah OPD Badan Perencanaan Daerah (Bapenda).

"Alasannya menyangkut keuangan harus ada OPD yang terkait dengan penerimaan kas daerah," ujarnya.

Sapta bukan tidak percaya dengan timnya dalam memegang uang denda jeratan sanksi PSBB.

Namun baginya, akan lebih baik jika pegawai Bapenda bisa ikut razia dan memegang langsung uang dendanya.

"Pendistribusiannya langsung, tidak uang mampir-mampir gitu tidak, supaya tim kita di pemerintahan ini dengan Satpol PP kemudian pengambilan denda oleh Bapenda itu sudah sesuai prosedur," ujarnya.

"Bisa dilakukan begini Bapenda harus ada, sebagai pelaksana kita harus siap. Sampai saat ini belum," tambahnya.

Sekda Saefullah Wafat karena Covid-19, Wagub DKI: Sempat Dirawat 10 Hari dan Gunakan Ventilator

Sempat Keluar Rumah Saat Isolasi Mandiri, Warga Bekasi Pasien Covid-19 Kini Berstatus Negatif

Isi Hati Pahlawan Kemanusiaan di Era Masker: Semua Orang Bisa Jadi Influencer

Sapta mengaku belum ada perintah dari pimpinannya untuk berkoordinasi dengan Bapenda dalam hal penerapan denda tersebut.

"Kami menunggu perintah pimpinan. Kami ada pimpinan yang memberikan perintah. Kami sebagai pelaksana tentu siap saja," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved