Bentrok di Depan TMP Kalibata
Tanggapi Peristiwa di TMP Kalibata, Kodam Jaya: Saat Ini Belum Ada Sanksi
Pascakejadian di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kodam Jaya Jayakarta belum berikan sanksi kepada purnawirawan yang tergabung dalam P2KN.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di Makodam Jaya Jayakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).
"Kemudian surat itu ditujukan kepada Kementerian Sosial, namun oleh Kemensos tidak diizinkan dengan alasan karena Covid-19," katanya di lokasi.
Mendengar informasi tersebut, pihaknya beserta petugas gabungan merasa terpanggil untuk melakukan pengamanan.
Mengingat pelaksanaan ziarah tersebut akan mengerahkan orang banyak.
Benar saja, pada Rabu (30/9/2020), peziarah tetap mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
• Pangdam Jaya Sebut Tabur Bunga Rombongan Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata Tidak Diketahui Pepabri
• Tak Kantongi Izin Kemensos, Terungkap Kemudian Purnawirawan Bisa Berziarah di TMP Kalibata
Sekitar 150 purnawirawan mendatangi lokasi sekira pukul 15.00 WIB.
"Kemudian dari aparat keamanan mengimbau agar protokol kesehatan tetap harus dipegang teguh. Namun dari pihak purnawirawan dari PPKN tetap memaksa ingin melaksanakan ziarah," jelasnya.
Sebagai bentuk rasa toleransi terhadap purnawirawan, pihaknya mengizinkan perwakilan peziarah untuk masuk meskipun tak mengantongi izin dari Kemensos RI.
"Toleransi kami kepada purnawirawan ini sudah sangat luas sekali. Sehingga kalaupun tidak ada izin dari Kementerian Sosial, tetapi para purnawirawan ini adalah sesepuh kami juga, yang selama ini juga berbakti untuk bangsa ini,"
"Maka kami persilahkan untuk ziarah namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan diatur masing-masing 30 orang. Setelah diatur maka dipersilahkan untuk berziarah," jelas Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung.