Hilang 3 Hari, Terbongkar Kisah Pilu Siswi SMP Diduga Diperkosa 10 Teman di Lima Lokasi Berbeda

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya menjelaskan, korban seperti mengalami depresi dan tertekan ketika tiba di rumah.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Freepik
Ilustrasi 

2. Sentuhan yang tidak diinginkan

Menyentuh perempuan tanpa persetujuannya adalah tanda peringatan penyerangan yang jelas.

Meski begitu, kadang-kadang korban tidak bisa membedakan antara sentuhan yang sifatnya penyerangan atau yang memiliki maksud lain.

3. Menuntut dan mengatur

Sekali lagi, tanda ini bisa saja terjadi di luar konteks seksual dan dapat terjadi dalam sejumlah cara di lingkungan sosial.

Senn menjelaskan isyaratnya sebagai berikut: "Seorang pria yang bersikeras untuk melakukan caranya sendiri meskipun mengetahui bahwa bukan itu yang Anda inginkan.”

4. Pemisahan

Sama seperti bagaimana mengenali perilaku “pre-rape”— seringkali lingkungan dan keadaan juga menjadi pendorong seseorang melakukan pemerkosaan.

Biasanya, risiko penyerangan seksual terbesar terjadi saat hasrat bertemu dengan situasi yang memungkinkan.

Tanda situasional yang khas adalah memisahkan korban dari keramaian atau orang lain.

Sebagai contoh, orang yang berniat melakukan tindakan seksual biasanya memastikan bahwa dia dan korbannya benar-benar sendirian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketahui Tanda Bahaya Pemerkosaan" & Seorang Siswi SMP Diduga Diperkosa 10 Temannya, Korban Mengalami Depresi 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved