Pilkada Kota Tangsel

LPSDK Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhama Tidak Terima Sumbangan, Rp 1,3 Miliar Modal Sendiri

Pasangan Muhamad-Saraswati tercatat melaporkan total sumbangan dana kampanye sebesar Rp 1.366.500.000.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Bendera partai peserta pemilu 2019 di kantor KPU Tangerang Selatan (Tangsel), di Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (17/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - KPU Tangerang Selatan (Tangsel), merilis Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Pilkada Tangsel 2020.

Dalam surat pengumuman bernomor 131/PL.02.5-Pu/02/K1/KPU-Kot/3674/XI/2020, ketiga calon, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Siti Nur Azizah - Ruhamaben dan Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan, sudah melaporkan kewajibannya itu.

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, menjelaskan ada tiga jenis pemberi sumbangan dana kampanye, yakni sumbangan perseorangan, sumbangan kelompok atau perushaan dan sumbangan pribadi calon.

"Ada tiga sumbernya, sumbangan calon, sumbangan perseorangan sama sumbangan kelompok."

"Perseorangan itu orang, misalnya ente nyumbang ke pasangan calon, itu berarti perseorangan, yang membedakan dengan kelompok misalnya perusahaan ente, Tribun itu baru perusahaan atau kelompok ente. Kalau dari calon, rekeningnya dia ke rekening dana kampanye," papar Bambang, melalui sambungan telepon, Selasa (3/11/2020).

Pasangan Muhamad-Saraswati tercatat melaporkan total sumbangan dana kampanye sebesar Rp 1.366.500.000.

Dana tersebut berasal dari sumbangan perseorangan sebesar Rp 1.016.500.000, dan sumbangan pribadi sebesar Rp 350.000.000.

Sedangkan, pasangan Azizah-Ruhama tidak menerima sepeserpun sumbangn dana kampanye dari orang lain maupun kelompok.

Dalam laporannya, Azizah-Ruhama hanya mengandalkan kocek sendiri modal kampanye dengan besaran yang hampir sama dengan pasangan lain, Rp 1.350.000.000.

Berbeda dari Azizah-Ruhama, pasangan Benyamin-Pilar justru tidak mengeluarkan modal sendiri sama sekali untuk berkampanye pada pesta demokrasi kali ini.

Baca juga: KASN Ungkap Wilayah dengan Pelanggaran Netralitas ASN Tertinggi di Pilkada 2020

Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Tangsel Dilaksanakan Dua Kali, Akan Disiarkan di TV Nasional

Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Tangsel Dilaksanakan Dua Kali, Akan Disiarkan di TV Nasional

Pasangan petahana itu seluruhnya mendapat sumbangan dari perseorangan untuk kampanye, yang jumlahnya mencapai Rp 1.050.000.000.

Bambang memaparkan, setiap kegiatan kampanye harus menggunakan uang yang dilaporkan dalam LPSDK itu.

"Kan nanti tahap ketiga ada yang namanya laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved