Polisi Panggil Gubernur Anies

PSI Desak DPRD DKI Jakarta Panggil Anies Baswedan Terkait Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Anggota Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, pihaknya bakal mengulirkan hak Interpelasi untuk meminta keterangan Anies Baswedan.

ISTIMEWA/Instagram Tengku Zulkarnain (@Tengkuzulkarnain.id)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi rumah Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tak cukup dipanggil polisi terkait acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq, Fraksi PSI mendesak pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke DPRD.

Anggota Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, pihaknya bakal mengulirkan hak Interpelasi untuk meminta keterangan Anies Baswedan.

Pasalnya, Anies Baswedan dinilai lalai sehingga acara Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat dihadiri massa dalam jumlah besar.

"Kami menyayangkan, acara keramaian sudah diketahui sejak jauh-jauh hari, namun pak gubernur tidak ada niat untuk menegakkan aturan yang dibuatnya sendiri," ucapnya, Selasa (17/11/2020).

"Kami perlu tekankan bahwa pemanggilan ini bukan urusan politik, namun, ini adalah tentang penegakan protokol kesehatan yang menyangkut nyawa ribuan warga Jakarta," sambungnya.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI ini menjelaskan, sejak hari pertama Habib Rizieq Shihab tiba di Jakarta, Anies sudah menabrak aturan.

Sebab, Habib Rizieq yang seharusnya menjalani isolasi mandiri selama 14 hari malah ditemui Anies di kediamannya.

"Agar pandemi Covid-19 bisa ditangani, semua pihak harus disiplin dan pihak pemerintah harus memberikan contoh. Kami ingin mengetahui mengapa pak gubernur malah melanggar protokol kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Alasan Ketua DPRD Kota Bekasi Belum Rampungnya Perda Penanganan Covid-19

Baca juga: Esteban Vizcarra Merasa Kesulitan saat Hanya Menjalani Latihan Namun Tak Ada Kompetisi

Baca juga: Anies Baswedan Dipanggil Polisi Terkait Acara Habib Rizieq di Petamburan, PKS: Hal Wajar 

Untuk itu, Anggara menyebut, pemanggilan ini juga bertujuan untuk mempertanyakan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Covid-19 yang baru saja disahkan DPRD dan UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Menurutnya, sebagai pemimpin seharusnya Anies memberikan contoh bagi masyarakat, bukan malah menabrak aturan.

"Jika Pemprov DKI dan para pejabatmya tidak memberikan contoh, maka segala macam protokol dan aturan yang sudah dibuat tidak ada maknanya lagi," kata dia.

Ia pun khawatir, contoh buruk yang ditunjukkan Anies ini nantinya ditiru oleh masyarakat dan penularan Covid-19 semakin tak terkendali.

Bika itu terjadi, maka keselamatan warga Jakarta menjadi taruhannya.

"Oleh sebab itu, tindakan pak gubernur ini bisa dikategorikan telah membahayakan nyawa ribuan warga Jakarta," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved