Breaking News:

Bandingkan Kasus Edhy Prabowo & Fee Formula E, Ferdinand Hutahaean: Semoga Novel Tangkap Pelakunya

Ferdinand Hutahaean menyoroti kasus penangkapan Edhy Prabowo dengan anggaran formula E sebesar Rp560 M.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Fedinand Hutahaean saat ditemui awak media pada 1 Agustus 2018 lalu. Mantan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahean bandingkan kasus Edhy Prabowo diciduk KPK dengan komitmen fee formula E. 

FOLLOW JUGA:

"Novel Baswedan memimpin timnya fokus pd korupsi ecek2 suap tp diam ttg fee e formula ratusan milliar yg nyata2 raib tanpa hasil. Siapa yg diuntungkan secara politik?," tulisnya.

Lebih lanjut, Ferdinand berharap agar Novel Baswedan, pemimpin penangkapan Edhy juga bisa memeriksa aliran anggaran formula E Rp560 M.

"Saya ucapkan selamat kpd @KPK_RI yg berhasil menangkap sosok besar (menteri) dgn korupsi ecek2 suap benih lobster.

Baca juga: Intip Gaya Iis Rosita Dewi Istri Edhy Prabowo yang Ikut Ditangkap KPK, Punya Profesi Tak Sembarangan

Semoga KPK, bung Novel Baswedan jg memimpin timnya turun ke Pemprov DKI Jakarta memeriksa aliran uang fee E Formula Rp.560 M yg raib merugikan negara. Ini korupsi..!," tegas Ferdinand.

Ferdinand lantas mengaku penasaran dengan barang bukti yang disita KPK atas penangkapan Edhy Prabowo.

Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara
Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara (https://twitter.com/FerdinandHaean3)

Baca juga: Jadwal dan Spoiler Manga One Piece Chapter 997: Roronoa Zoro Mengamuk Serang Apoo dan Queen

"Sy penasaran dgn barang bukti yg disita olh @KPK_RI , brp banyak uang dan apa sj barbuk yg disita. Suap ijin ekspor benih lobster ini menurutku paling dikisaran 1-5 M dr 1 perusahaan. Bandingkan dgn Fee E Formula yg Rp.560 M hilang begitu sj. Semoga Novel juga tangkap pelakunya," ucap Ferdinand Hutahaean.

Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara
Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara (twitter @Ferdinandhaean3)

Baca juga: Tajir Melintir, Raffi Ahmad Hadiahi Sule dan Nathalie Holscher 30 Tiket Pesawat ke Bali

Selain itu, Ferdinand memberikan peringatan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar lebih waspada.

Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara
Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara (twitter @Ferdinandhaean3)

"Melihat sisi politiknya, penangkapan yang dipimpin oleh Novel Baswedan ini, saya cuma mau bilang, mas @ganjarpranowo waspada mas..!! Yang tdk ada bisa ada, yang ada bisa tidak ada..!! Politik memang penuh siasah dan strategi..!!,"terang Ferdinand.

Baca juga: Pengakuan Janggal Adik Kubur Jasad Kakaknya Penjual Bakso di Kontrakan karena Dilarang Nikah Duluan

Nasib Uang Komitmen Fee Formula E

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved