Korban Mutilasi di Saluran Irigasi
Mutilasi Pegawai Minimarket, Puncak Amarah Manusia Silver Saat Sakit Tetap Dicabuli
Terungkap alasan manusia silver AYJ (17) memutilasi pegawai minimarket Donny Saputra (24) di Bekasi.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap alasan manusia silver AYJ (17) memutilasi pegawai minimarket Donny Saputra (24) di Bekasi.
Pembunuhan itu merupakan puncak amarah AYJ yang terus menerus dicabuli korban.
AYJ kerap kali dicabuli Donny Saputra meski sedang sakit.
Terakhir, AYJ dicabuli dibawah ancaman pisau saat berusaha menolak ajakan korban.
Pengakuan manusia silver itu diceritakan kuasa hukum pelaku Evi Risnayanti.
Evi merupakan pengacara dari Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) yang memberikan bantuan hukum kepada pelaku.
Ia telah berbicara kepada AYJ terkait penggalian informasi guna kepentingan proses hukum.
"Dia mengaku sudah dari enam bulan terakhir ini dilakukan pencabulan, mungkin ada rasa amarah di dalam dirinya," kata Evi di Bekasi, Rabu (16/12/2020).

Malam pada saat kejadian pembunuhan Minggu (6/12/2020), pelaku telah berulang kali dicabuli korban.
Sang manusia silver itu terus menerus dilakukan pelecehan seksual sesama jenis oleh korban yang bekerja sebagai pegawai minimarket itu.
Puncak amarahnya tak bisa lagi terbendung, AYJ bahkan sempat diancam menggunakan pisau ketika berusaha menolak keinginan berhubungan sesama jenis.
"Saya tanya juga (ke AYJ) kenapa sampai melakukan (pembunuhan)? pada dasarnya dia marah karena dia bilang malam sudah dipakai kemudian paginya diminta lagi lalu dipaksa lagi melakukan, padahal saat itu dia mengaku masih merasa sakit," ungkap Evi.
Awalnya, hubungan sesama jenis antara tersangka dan korban memang saling menguntungkan. AYJ yang secara ekonomi memiliki kekurangan, kerap diberikan uang usai memenuhi permintaan Donny.
"Awalnya mungkin karena ekonomi, karena dia (AYJ) dijanjikan untuk diberikan uang," ucap Evi.