Breaking News:

Kemensos Buatkan KTP dan Rekening Aktif untuk 136 Warga Terlantar di Jalanan Jakarta dan Sekitarnya

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengatakan 136 warga terlantar ini ditemukan di Jakarta dan sekitarnya.

ISTIMEWA/Dokumentasi Kementerian Sosial
Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi gelandangan di Ibu Kota Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kementerian Sosial RI membuatkan kartu tanda penduduk (KTP) untuk 136 warga yang terlantar di jalanan.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengatakan 136 warga terlantar ini ditemukan di Jakarta dan sekitarnya.

Risma, sapaannya, menjelaskan pembuatan KTP ini lantaran mereka tidak memilikinya sehingga tak terdata dalam kependudukan sebagai warga Indonesia.

"136 warga terlantar yang terdiri dari gelandangan, pengemis, pemulung, anak terlantar disabilitas berat, lansia terlantar dan lain-lain akan mendapat identitas kependudukan berupa KTP," jelas Risma, dalam keterangan resminya, Rabu (13/1/2021).

"Sebelumnya, warga terlantar ini tidak memiliki KTP sehingga mereka belum mendapat bantuan dari Kemensos," lanjutnya.

Tak hanya pembuatan KTP, Kementerian Sosial (Kemensos) pun bakal membuatkan rekening aktif dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

Baca juga: Wali Kota Tangerang Siap Berikan Sanksi Bagi Warga yang Melangggar PPKM

Baca juga: Simak Aturan Rekreasi ke Ancol saat Penerapan PPKM Jawa-Bali

Baca juga: Rahmat Effendi: Warga Bekasi Tidak Punya Alasan Menolak Vaksin

"Kami juga bukakan rekening. Nanti kami sesuaikan bantuannya, kami analisa dulu. Bisa mendapat bantuan tergantung kebutuhan warga terlantar tersebut," jelas Risma.

Dia menjelaskan, ATM ini akan difungsikan untuk mentransfer honor bagi para pendamping rehabilitasi sosial.

"Kegiatan ini merupakan wujud dari layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kemensos, berupa dukungan aksesibilitas yang diberikan kepada warga terlantar," jelas Risma.

Kemensos menggandeng Kementerian Dalam Negeri untuk mendata kependudukan warga marjinal terlantar tersebut.

"Kami mau bantu, tapi mereka tidak punya identitas apapun, ada yang KTP hilang, ada yang belum terdata sama sekali. Karena itu kami kerja sama dengan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil juga untuk melakukan perekaman identitas mereka," tutur Risma.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved