Polisi Selidiki Tersangka Lain, Motif Pembunuhan karena Dendam: Lakukan Asusila ke Anak Pelaku

Polres Metro Bekasi terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan pria bernama Ardanih (45) di Kampung Srengseng Kaliabang, Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota
Ilustrasi. Polres Metro Bekasi terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan pria bernama Ardanih (45) di Kampung Srengseng Kaliabang, Bekasi. 

Dia langsung mengambil gunting yang ada di lemari ruangan makan, korban yang tengah tidur di ruang tamu ditusuk sebanyak lima kali hingga tewas.

Pemprov DKI Bangun Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin Sepanjang 11,2 KM

Jasadnya kemudian diseret ke dalam kamar mandi, tubuhnya digantung dengan mengaitkan tali ke langit-langit kamar mandi agar seolah gantung diri.

Motif Dendam

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan mengatakan, motif kasus pembunuhan ini ditengarai urusan dendam.

Dendam tersebut berkaitan dengan dugaan masalah tindakan asusila yang melibatkan anak korban terhadap anak tersangka.

"Motifnya karena dendam, anak korban pernah melakukan tindakan asusila ke anak tersangka," kata Hendra.

Dari permasalahan itu, hubungan pelaku dengan korban mulai merenggang karena tidak ada titik temu untuk menuntaskan masalah tindakan asusila tersebut.

Ayu Ting Ting Terjaring Aturan Ganjil Genap: Diminta Putar Balik Petugas, Tak Bisa Masuk Bogor

Ditambah lanjut Hendra, tersangka MR diduga memiliki hubungan gelap dengan istri korban. Kondisi ini, tentu menambah pelik permasalahan antara keduanya.

"Selain itu juga ada hubungan gelap antara pelaku dengan istri korban," tuturnya. 

Motif kejadian

Pria bernama Ardanih (45) tewas di rumahnya Kampung Srengseng Kaliabang, Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, (2/2/2021) dini hari.

Ia dibunuh tetangganya sendiri berinisial MR bin T (38), kasus ini ditengarai masalah dendam yang dimiliki pelaku terhadap korban.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, dendam berkaitan dengan masalah tindakan asusila yang melibatkan anak korban terhadap anak tersangka.

"Motifnya karena dendam, anak korban pernah melakukan tindakan asusila ke anak tersangka," kata Hendra.

Dari permasalahan itu, hubungan pelaku dengan korban mulai merenggang karena tidak ada titik temu menuntaskan masalah tindakan asusila tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved