Hati-hati! Ini Akibatnya Kalau Kamu Kerja Keras Bagai Kuda, Bisa Bikin Obesitas?
Kerja keras bagai kuda, sampai lupa waktu dan keluarga? Ternyata bisa mengakibatkan hal buruk lho.
Jika Anda tidak mengetahuinya, berarti pertanda bahwa Anda menjauh dari mereka. Itu karena pekerjaan Anda.
Bila memang kondisinya saat ini demikian, mulai sekarang berubah. Jika pekerjaan sudah selesai, segera pulang. Atau bila jam kerja sudah usai, pulang tepat waktu.
Ada keluarga yang menanti. Jika keluarga Anda jauh di luar kota atau luar negeri, sempatkanlah untuk menghubungi mereka.
Apakah itu lewat telepon, SMS, atau video call. Jangan sampai hubungan Anda dengan orang-orang terdekat menjadi renggang.
Bahkan lebih buruk lagi, Anda melupakan mereka hanya karena pekerjaan. Hilang pekerjaan masih bisa dicari, tetapi kehilangan keluarga dan sahabat tidak akan terganti.
• Viral di Media Sosial Ular Berukuran 10 Meter di Pintu Air Karet, Saat Ini Masih Bebas Berkeliaran
2. Kehilangan fokus dan gampang marah
Kerja berlebihan nyatanya bukan beres, malah jbisa menghilangkan fokus Anda. Kok bisa?
Itu karena Anda ingin menyelesaikan beberapa tugas atau pekerjaan sekaligus, meskipun belum deadline. Memang bagus sih, tetapi bisa bikin Anda overload.
Akhirnya kelelahan, dan kehilangan fokus. Kalau sudah begini, pekerjaan bukannya selesai, justru berantakan. Jika selesai pun, hasilnya kurang maksimal atau ada kesalahan.
Selain itu, dampak kerja terlalu keras dapat menimbulkan gangguan emosional. Mudah marah terhadap orang di sekeliling Anda, seperti rekan kerja, sahabat, dan keluarga.
Oleh karena itu, apabila sudah merasakan tanda-tanda seperti ini, segera rehat sejenak. Manfaatkan hari libur untuk refreshing atau mengambil cuti untuk berlibur.
Lupakan soal pekerjaan sebentar. Sehingga badan menjadi rileks, pikiran pun lebih segar, dan bisa kembali beraktivitas dengan semangat baru.
3. Mengonsumsi makanan tidak sehat
Orang banyak pikiran maupun kerja berlebihan, ada yang larinya ke makan. Intensitas atau frekuensi makan menjadi lebih sering.
Mending kalau yang dikonsumsi makanan sehat. Ini malah meningkatkan konsumsi makanan tidak sehat.