Hati-hati! Ini Akibatnya Kalau Kamu Kerja Keras Bagai Kuda, Bisa Bikin Obesitas?

Kerja keras bagai kuda, sampai lupa waktu dan keluarga? Ternyata bisa mengakibatkan hal buruk lho.

Editor: Muji Lestari
KOMPAS.COM
Ilustrasi lelah. Simak akibat kerja terlalu keras. 

Alasannya, ketika Anda merasa stres, ingin menghibur diri. Salah satu hiburannya dengan makan. Makan makanan tidak sehat, seperti junk food, makanan instan.

Karena Anda berpikir bahwa dengan mengonsumsinya, stres bakal hilang. Stres mungkin saja hilang. Tetapi risiko terhadap kesehatan cukup tinggi, termasuk obesitas. Penyakit ini menjadi salah satu tanda Anda bekerja berlebihan.

Alih-alih ingin mendapat pujian, "pasti senang dan enak ya kerjaannya, pantas jadi gemukan," Padahal di balik itu, Anda menyimpan stres yang mengakibatkan mengonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan.

Di samping itu, juga tambah sering mengonsumsi jenis minuman tertentu, seperti yang mengandung kafein. Misalnya kopi, teh, dan lainnya. Biar Anda melek terus dan dapat bekerja lembur.

Muak dengan Kelakuan Aldi Taher di Medsos, Raffi Ahmad Ancam Blokir Akun Instagram: Gue Blok Nih

4. Menghindar atau lari

Anda sangat mencintai pekerjaan, namun tiba-tiba saja ingin lari dari pekerjaan tersebut. Bisa jadi ini akibat bekerja terlalu berlebihan.

Anda kehilangan semangat dan tidak merasakan lagi kesenangan bekerja di bidang yang ditekuni. Rasanya lelah dan ingin menghindari.

Hati-hati akan bahaya depresi. Merasa sedih dan putus asa akibat kerja terlalu keras. Anda berpikir semua yang Anda kerjakan sia-sia.

Akhirnya bukan malah bergairah, tetapi justru kinerja turun. Produktivitas berkurang dan enggan berusaha lebih keras dari biasanya.

Saat inilah waktunya Anda mengambil cuti panjang. Menjauhkan diri dari segala aktivitas pekerjaan guna mengembalikan mood dan kebahagiaan Anda yang hilang.

Ilustrasi lelah
Ilustrasi lelah (KOMPAS.COM)

5. Membawa pekerjaan ke rumah

Kebiasaan kerja keras bagai kuda tidak puas kalau hanya bekerja di kantor. Jika ada yang belum selesai, Anda akan membawa pekerjaan tersebut ke rumah.

Untuk dikerjakan setelah pulang kantor maupun saat weekend. Sebab Anda berpikir kalau tidak diselesaikan segera, pekerjaan Anda akan menumpuk. Memang bagus, namun jangan sampai Anda memaksakan diri.

Jika deadline nya masih panjang, kerjakan saja lagi keesokan harinya di kantor. Kasihan keluarga Anda, yang seharusnya waktu digunakan untuk mereka, malah Anda pakai untuk bekerja di rumah.

Kerja Berlebihan, Apa Untungnya?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved