Jasad Pria Mengapung di Pandeglang Dipastikan Bukan Anggota Pokja Wartawan Tangerang

Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang angkat bicara terkait penemuan mayat mengapung di Sungai Cilemer Tegalpapak, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Penmuan mayat di Sungai Cilemer Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (10/2/2021). Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang angkat bicara terkait penemuan mayat mengapung di Sungai Cilemer Tegalpapak, Kabupaten Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang angkat bicara terkait penemuan mayat mengapung di Sungai Cilemer Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (10/2/2021).

Pasalnya jasad yang sudah membusuk itu mengenakan kaos bertuliskan "Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang."

Melansir TribunBanten.com, Kapolsek Pagelaran, AKP Subagiyono, membenarkan penemuan jasad pria tersebut.

"Iya betul informasi dari masyarakat sekitar yang melihat tadi di jembatan gantung Kampung Cikuya, Desa Cikuya, Kabupaten Pandeglang itu melihat ada mayat yang mengambang," jelas Subagiyono.

Aparat sudah mendatangi dan mengevakuasi jasad tesebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang.

"Kondisi mayat sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap," tambahnya.

Saat ditanya mengenai identitas korban yang mengenakan baju wartawan, pihaknya masih belum berani berspekulasi  dan mengatakan masih dalam proses penyelidikan.

Bamsoet Bakal Sulap Sirkuit Sentul Jadi Lebih Keren: Dosa Rasanya Membiarkan Seperti Sekarang

"Kita masih belum mengetahui lebih dalam (terkait identitas). Telah kita evakuasi untuk dilakukan otopsi," kata Subagiyono.

Sementara, Wakil Ketua Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang, Widi Hatmoko, memastikan, jasad pria yang belum diketahui identitasnya itu bukanlah anggota Pokja.

Kesimpulan tersebut dinyatakan setelah melihat bagian lengan jasad tersebut yang terdapat tato bergambar perempuan.

"Anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang tidak ada yang punya tato gambar perempuan di lengan tangannya," kata Widi dalam keterangan resminya. 

Perihal kaos bertuliskan Pokja yang dikenakan jasad pria tersebut, Widi memberi penjelasan lebih lanjut. 

Pernikahan Kami Resmi Dibatalkan Bunyi WA Adit Jayusman ke WO, Ayu Ting Ting Ucapkan: Hai Mantan

Ia mengungkapkan kaos tersebut merupakan kaos kegiatan pelatihan jurnalistik yang diadakan Pokja Wartawan Harian  Kabupaten Tangerang di Sport Club Citra Raya pada tahun 2013.

Saat itu, pesertanya mayoritas dari Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved