Breaking News:

Update Kasus Pengungkapan Sabu 258 Kg: Area Parkir RS Jadi Lokasi Transaksi untuk Kecoh Petugas

Sebanyak 258 kilogram narkotika jenis sabu yang hendak diselundupkan ke daerah Jawa, berhasil digagalkan Sat Narkoba Polres Metro Depok

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat dijumpai wartawan di ruangannya, Kamis (11/2/2021). Sebanyak 258 kilogram narkotika jenis sabu yang hendak diselundupkan ke daerah Jawa, berhasil digagalkan Sat Narkoba Polres Metro Depok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Sebanyak 258 kilogram narkotika jenis sabu yang hendak diselundupkan ke daerah Jawa, berhasil digagalkan Sat Narkoba Polres Metro Depok di sebuah area parkiran Rumah Sakit di daerah Pekanbaru, Kota Riau.

Diberitakan sebelumnya, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya di daerah Padang, sebesar 44 kilogram.

Terkini, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan memang sengaja menggunakan area parkir Rumah Sakit untuk mengelabui petugas.

“Yaitulah salah satu modus mereka, mereka transaksi kan awalnya di hotel itu. Kalau sekarang di tengah pandemi Covid-19 ini mereka mengelabui polisi itu di Rumah Sakit,” ujar Imran pada wartawan di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Kamis (11/2/2021).

“Seolah-olah di Rumah Sakit ini ramai orang karena untuk mengurus kesehatan, mereka tujuannya itu untuk mengelabui transaksinya di Rumah Sakit,” timpalnya menegaskan.

Imran mengatakan, berdasarkan pengakuan para pelaku, lokasi transaksi barang haram tersebut selalu berpindah lokasi.

“Mereka berpindah-pindah, dari pengungkapan sebelumnya di Hotel kan. Nah mungkin di Hotel barang sebanyak itu, masa penghuni Hotel satu tapi barangnya banyak sekali. Dan itu juga kan tidak hanya koper, ada karung-karung, kan jadi pertanyaan security kalau dia ke Hotel bawa karung,” tuturnya.

Sebelum Tusuk Gumilar, Rachmat Sempat Ancam Pegawai: Hari Ini Boleh Selamat, Lain Hari Tidak

Terakhir, Imran berujar bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

“Artinya mereka (pelaku) memanfaatkan situasi pandemi ini untuk mengelabui polisi. Kami akan terus kembangkan dari penangkapan kemarin,” pungkasnya. 

Halaman
1234
Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved