Breaking News:

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Tidak Ditahan Selama Proses Sidang: Ini Penjelasan Jaksa

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara tidak ditahan selama proses persidanganya

TribunJakarta/Ega Alfreda
Mantan Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang pada Senin (15/2/2021). 

Sebab, ia mengklaim kalau penyelidikan tersebut demi kepentingan negara lantaran melibatkan proses penerbangan antara negara.

Kendati demikian, Bayu menekankan kalau proses penyelidikan terus dipantau langsung oleh Kejati Banten.

"Karena sejak awal, penelitian berkas perkara jaksa dari Kejati Banten sudah mengikuti perkembangannya," sambungnya.

Sebagai informasi, Ari dan Iwan didakwa pasal berlapis setelah terseret kasus penyelundupan beberapa unit Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Bayu Probo Sutopo menjelaskan kalau Ari dan Iwan didakwa tiga pasal sekaligus.

"Pertama Pasal 102 Huruf E Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan. Kedua pasal 102 Huruf H dan ketiga Pasal 103 Huruf A," ungkap Bayu di kantornya.

Keduanya pun diancam hukuman penjara minimal satu tahun dan paling lama 10 tahun.

Tak hanya itu, Ari dan Iwan juga dikenakan sanksi uang minimal sebesar Rp 50 juta dan maksimal Rp 5 miliar.

"Itu (ancaman hukuman) untuk keduanya (Ari dan Iwan). Rencana sidang ditunda hari Kamis dengan agenda pembacaan eksepsi dari para terdakwa," ucap Bayu.

Kuasa hukum dari Ari, Arvin juga pelit omongan soal proses sidang perdana kliennya.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved