Breaking News:

Bukan karena Sebabkan Meledak, Ini Alasan Utama Pelarangan Penggunaan Ponsel di SPBU

Penggunaan ponsel dilarang saat kita mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO
Truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina terbakar hebat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2020) siang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penggunaan ponsel dilarang saat kita mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pasalnya, banyak orang berpendapat bahwa memainkan ponsel bisa memicu kebakaran di area SPBU.

Namun, apa benarkah demikian?

Yuyu Wahyu, Peneliti dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, mengatakan persepsi yang beredar di masyarakat tersebut tidak benar.

Menggunakan ponsel di area SPBU tetap aman.

Sebab, sinyal dari base tranceiver station (BTS) yang ditransmisi ke ponsel memiliki level yang kecil, sekitar -90 dBm (decibel-milliwatts).

"(Sinyal) itu tidak menimbulkan api sebenarnya," kata Yuyu ketika dikutip dari KompasTekno, Selasa (16/2/2021).

Ia juga mengatakan, jika timbul api, kemungkinan berasal dari baterai yang sambungannya tidak bagus.

"Tapi itu juga jarang, rata-rata baterai hape sudah bagus," imbuhnya.

Peneliti utama Electromagnetic Design Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI, Harry Arjadi menyebut tanda larangan menggunakan ponsel berkaitan dengan akurasi takaran BBM.

Halaman
12
Editor: Elga H Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved