Antisipasi Virus Corona di DKI

Mulai Rabu Besok, 10 Ribu Pedagang Pasar di DKI Jakarta Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Penyuntikan vaksinasi tahap kedua bakal dimulai Rabu (17/2/2021) besok. Program vaksinasi tahap kedua ini pertama kali bakal diberikan kepada pedagang

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi vaksin sinovac - Penyuntikan vaksinasi tahap kedua bakal dimulai Rabu (17/2/2021) besok. Program vaksinasi tahap kedua ini pertama kali bakal diberikan kepada pedagang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, penyuntikan vaksinasi tahap kedua bakal dimulai Rabu (17/2/2021) besok.

Rencananya, program vaksinasi tahap kedua ini pertama kali bakal diberikan kepada para pedagang.

Ariza menyebut, setidaknya ada 10 ribu pedagang yang bakal menerima vaksin buatan Sinovac ini.

"Tahap kedua vaksin akan dimulai Rabu. Di antaranya adalah untuk pedagang pasar, dari 153 pasar, DKI sudah menyiapkan data kurang lebih 10 ribu," ucapnya, Selasa (17/2/2021).

Politisi Gerindra ini memastikan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan jelang vaksinasi tahap kedua ini, mulai dari fasilitas kesehatan, vaksinator, hingga dosis vaksin yang dibutuhkan.

"Kami menunggu saja sesuai dengan aturan dan ketentuannya, tahapan demi tahapan, kemudian juga pendataannya," ujarnya di Balai Kota.

Dikutip dari Kontan.co.id, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas pelayanan publik dan kelompok masyarakat usia lanjut (lansia) secara umum akan dimulai pada minggu depan.

Baca juga: Lelah Digerus Banjir Kiriman, Tanggul Kali Bekasi di Perumahan PGP Jebol: Membahayakan Warga Sekitar

Baca juga: Pesta Ultah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Puncak Ganggu Kenyamanan Warga: Digerebek Satpol PP

Namun, sebagai pilot project pada Rabu,  17 Februari 2021 akan mulai dilakukan vaksinasi pertama kepada pedagang pasar yang ada di Tanah Abang, Jakarta.

"Petugas pemberi layanan publik akan kita mulai secara umum itu minggu depan tapi besok (Rabu) itu mulai pemberian ke pedagang pasar," kata Nadia saat Konferensi Pers Daring pada Senin (15/2).

Pedagang pasar menjadi prioritas lantaran, pasar menjadi lokasi dengan interaksi dan mobilitas orang yang sangat besar. 

Oleh karenanya pedagang pasar ditunjuk menjadi prioritas tanpa memperhatikan kedudukan tempat tinggalnya dan kewilayahannya.

Baca juga: Pengakuan Penjual Siomay Pakai Moge Ducati Diavel Viral di Media Sosial: Saya Sewa Gerobak

Lebih lanjut, biasanya penentuan vaksinasi berdasarkan kewilayahan misalnya di mana dia tinggal sehingga dilakukan vaksinasi. 

Tak hanya di lingkup pasar, nantinya prioritas vaksinasi tahap kedua juga menyasar tempat-tempat pariwisata.

"Kita kelompokkan misalnya bahwa klaster pasar Tanah Abang semua kita lakukan vaksinasi karena sebagian besar aktivitas daripada masyarakat itu akan berada di pasar Tanah Abang. Jadi interaksinya akan terjadi banyak di pasar tersebut itulah pendekatan klaster dalam hal ini yang berbeda dengan pendekatan yang biasanya kita lakukan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved