Breaking News:

Ucapan Idham Aziz Soal Hukuman Mati Bagi Polisi Terlibat Narkoba Viral, Bagaimana Nasib Kompol Yuni?

Setelah Kompol Yuni Purwanti ditangkap, ucapan eks Kapolri Idham Aziz soal hukuman mati bagi polisi terlibat narkoba kini jadi sorotan.

TRIBUNNEWS.COM/IST
Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz (kiri) dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan). Ucapan Idham Aziz soal hukuman mati bagi polisi terlibat narkoba jadi sorotan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap, ucapan eks Kapolri Idham Aziz soal hukuman mati bagi polisi terlibat narkoba kini jadi sorotan.

Perbuatan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang terlibat kasus narkoba telah mencoreng citra kepolisian Indonesia.

Kompol Yuni bersama 11 anggotanya ditangkap Propam Polda Jabar, Selasa (16/2/2021) karena diduga terlibat pesta sabu.

Mereka diamankan di sebuah tempat di Kota Bandung.

Hasil tes urine kapolsek perempuan berpangkat Kompol itu positif narkoba.

Kini selain menanti sanksi, Kompol Yuni Purwanti juga terancam dipecat.

Kasus tersebut membuat video mantan Kapolri Idham Azis, saat berbicara soal hukuman mati bagi polisi yang terlibat narkoba menjadi viral.

Baca juga: Tak Sampai 3 Tahun, Terungkap Peran Ahok dan Pertamina Hingga Warga Desa di Tuban Kaya Mendadak

Hukuman itu dimaksudkan kepada para polisi yang tertangkap menggunakan narkoba.

Sebab menurut Idham Azis, setiap anggota polisi sudah mengerti Undang-Undang dan hukum yang berlaku.

"Karena bahaya narkoba itu bisa datang dari dua sisi. Dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri. Kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyang, pegang segenggam, bisa milyaran gitu."

Baca juga: Rencana Teddy Dapat Rp 500 Juta dari Anak Sule Bisa Gagal Total, Terancam Jatuh Miskin Lewat 14 Hari

Baca juga: Ada Lemari Rahasia Milik Jennifer Jill di Kamar Anak, Polisi Kaget Lihat Isinya saat Gerebek Rumah

Baca juga: Terbongkar Percakapan Nissa Sabyan & Ayus 2 Tahun Lalu, Berawal saat Ririe Fairus Buka Ponsel Suami

Halaman
1234
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved