Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

3.006 Lansia di Jakarta Utara Telah Divaksin Covid-19

Ribuan lansia tersebut menjalani vaksinasi di 11 fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
3.006 Lansia Jakarta Utara Telah Divaksin Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 3.006 warga lanjut usia (lansia) di Jakarta Utara telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Jumlah tersebut berdasarkan catatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara terhitung sejak dimulainya pencanangan vaksinasi bagi lansia pada Sabtu (20/2/2021) hingga Rabu (24/2/2021) kemarin.

"Sudah ribuan warga lansia di Jakarta Utara yang telah menerima vaksin jenis Sinovac," ucap Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Ribuan lansia tersebut menjalani vaksinasi di 11 fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara

Menurut Yudi, hingga saat ini belum ada lansia yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) maupun efek samping berlebih setelah disuntik vaksin Covid-19.

"Dipastikan belum terdapat laporan efek sedang maupun berat yang dirasakan peserta pasca mendapatkan vaksin ini," kata Yudi.

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Rumah Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Bekasi akan Diperbaiki Pemprov Jabar

Baca juga: Pangdam Jaya Instruksikan Jajarannya Mengawal Kasus Penembakan di Kafe RM

Baca juga: Imam Budi Hartono Telah Menyiapkan Sejumlah Rencana Usai Dilantik sebagai Wakil Wali Kota Depok

"Laporan yang masuk hanya ada beberapa peserta yang merasakan efek ringan saja seperti pegal pada lengan. Selebihnya masih terpantau aman," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menambahkan bahwa proses vaksinasi selama lima hari belakangan berjalan lancar.

Ia juga menyinggung antrean calon peserta vaksinasi di setiap faskes yang dinilai terkendali.

"Memang untuk di tahap awal ini kebanyakan warga masih mendaftar manual. Ditambah ada juga yang mendaftar secara online (daring). Ini terus kita evaluasi dengan bekerjasama lintas instasi sehingga tidak bertabrakan saat proses antrean," tutupnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved