Jakarta Dikepung Banjir

Anies Punya Anggaran Triliunan Tapi Tak Bisa Atasi Banjir, PSI Gulirkan Hak Interpelasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut-sebut punya anggaran Rp 317,59 triliun sejak menjabat, tapi tak bisa atasi banjir di ibu kota.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021). Anies dianggap punya anggaran triliunan tapi tak bisa atasi banjir, sehingga PSI berencana gulirkan hak interpelasi. 

"Pemprov DKI terkesan abai dalam mencegah banjir. Akibatnya, rakyat yang menderita," tuturnya.

"Kami khawatir akan jadi preseden buruk untuk periode pemerintahan berikutnya," tambahnya menjelaskan.

Ia menilai Anies tak serius menangani banjir di ibu kota, sehingga Fraksi PSI menggulirkan interpelasi untuk meminta penjelasan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait masalah tersebut.

"Interpelasi ini akan kami gulirkan demi kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," sambung dia.

Untuk menggulirkan interpelasi, PSI masih membutuhkan dukungan dari fraksi lain di DPRD DKI.

Pasalnya, untuk menggulirkan hak interpelasi dibutuhkan dukungan setidaknya 15 anggota DPRD.

"Kami yakin partai-partai lain juga mengakui penanganan banjir selama ini masih sangat tidak maksimal. Bagi partai-partai yang memiliki pandangan serupa, kami harap ini bisa jadi gerakan bersama yang kuat di DPRD," tuturnya.

"Kami menagih penjelasan yang gamblang dari gubernur," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Gubernur Anies Copot Kepala Dinas SDA DKI, PDIP: Upaya Tutupi Kegagalan Atasi Banjir

Anies Klaim Berhasil Atasi Banjir

Pemprov DKI Jakarta mengklaim berhasil mengatasi banjir yang menerjang ibu kota di awal tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (22/2/2021).
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (22/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Bahkan, banjir yang terjadi tahun ini diklaim bisa surut hanya dalam kurun waktu enam jam.

Lokasi terdampak banjir pun diklaim berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, jumlah pengungsi dan korban jiwa pun disebut berkurang signifikan dibandingkan banjir pada beberapa tahun terakhir.

Keberhasilan ini pun tak lepas dari kinerja Dinas Sumber Daya Air yang telah mengantisipasi jauh sebelum bencana banjir datang.

Apresiasi terhadap para petugas pun disampaikan Anies lewat video singkat yang diunggah di akun instagram miliknya (@aniesbaswedan).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved