Jakarta Dikepung Banjir

Anies Punya Anggaran Triliunan Tapi Tak Bisa Atasi Banjir, PSI Gulirkan Hak Interpelasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut-sebut punya anggaran Rp 317,59 triliun sejak menjabat, tapi tak bisa atasi banjir di ibu kota.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021). Anies dianggap punya anggaran triliunan tapi tak bisa atasi banjir, sehingga PSI berencana gulirkan hak interpelasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut-sebut punya anggaran Rp 317,59 triliun sejak menjabat, tapi tak bisa atasi banjir di ibu kota.

Hal ini disampaikan oleh Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Kamis (25/2/2021) siang.

Meski Pemprov DKI Jakarta punya anggaran dengan nominal fantastis, PSI heran kenapa masih gagal juga menanggulangi banjir ibu kota.

"Dengan besaran anggaran tersebut jelas, bahwa sebenarnya bapak gubernur memiliki kemampuan finansial yang luas untuk mewujudkan program pencegahan banjir," ucap Wakil Ketua Fraksi PSI Justin Untayana.

Menurut dia, dengan anggaran sebesar itu seharusnya bukan hanya untuk memberikan bantuan sosial kepada warga korban banjir.

Baca juga: Didepak dari Kadis SDA, Juaini Sempat Akui Sumur Resapan Andalan Anies Atasi Banjir Jauh dari Target

Selama dipimpin Anies, Justin menyebut, program penanganan banjir Pemprov DKI seolah jalan di tempat.

Normalisasi warisan Jokowi-Ahok pun mendadak mandek di masa kepemimpinan Anies.

Program naturalisasi yang jadi andalan Anies semasa kampanye dulu pun tak jelas realisasinya.

Belum lagi program 1,8 juta sumur resapan yang masih jauh dari target.

Baca juga: Viral Toa Peringatan Banjir dari Anies untuk 182 RT Rawan Banjir, PDIP: Sekalian Aja Kentongan

Baca juga: Datangi Kos Temukan Pacar Chatting dengan Cowok Lain, Pria Ini Pilih Akhiri Hidup

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Remaja 16 Tahun di Tangerang

"Sampai dengan saat ini bapak Gubernur Anies sudah menjabat kurang lebih sekitar 3,5 tahun, tapi program-program pencegahan banjir seperti tidak ada kemajuan," ujarnya.

Akibat ketidakseriusan Anies mengurus banjir, masyarakat kini yang harus merasakan getahnya.

Terbukti dengan adanya 113 RW yang terendam banjir pada Sabtu (25/2/2021) lalu.

Baca juga: Terungkap Identitas Jasad Wanita dalam Plastik di Kota Bogor, Keluarga Sebut Kebiasaan Korban

Ribuan warga Jakarta pun terpaksa mengungsi imbas banjir tersebut.

Bahkan, ada lima orang warga yang tewas akibat banjir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan sejumlah prasarana tambahan untuk wilayah rawan bencana banjir, di antaranya toa peringatan banjir dan ban dalam untuk evakuasi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan sejumlah prasarana tambahan untuk wilayah rawan bencana banjir, di antaranya toa peringatan banjir dan ban dalam untuk evakuasi. (ISTIMEWA)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved