Breaking News:

Tersangka Pembacokan yang Tewaskan Pemuda Duren Sawit Kemungkinan Bertambah

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Esti Budi Setyanta mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan ada tersangka lain

Istimewa
Personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit saat mengamankan pelaku pembacokan, RCT (baju gambar harimau) di Jakarta Timur, Senin (28/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Jajaran Unit Reskrim Polsek Duren Sawit masih mendalami kasus penganiayaan yang menewaskan Fachri Siddiq (22) pada Minggu (28/2/2021) sekira pukul 19.30 WIB.

Polisi telah menetapkan pemuda berinisial RCT (26) jadi tersangka penganiayaan yang terjadi di Jalan Bunga Rampai Taman Beringin, Kelurahan Malaka Jaya.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Esti Budi Setyanta mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan ada tersangka lain terlibat penganiayaan.

"Menurut pengakuanya (hasil pemeriksaan saksi) tersangka satu, tapi masih didalami," kata Budi saat dikonfirmasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/3/2021).

Pihaknya masih mendalami kemungkinan tersangka lain karena hasil penyidikan sementara saat kejadian RCT datang ke lokasi bersama temannya.

Selain keterangan warga yang melihat kejadian, penyidik Unit Reskrim Polsek Duren Sawit masih mendalami keterangan teman Fachri, Aditya Rachman (22).

Pasalnya saat kejadian Fachri juga jadi korban pembacokan RCT, dia menderita luka bacok celurit di bagian punggung kanan dan kepala belakang.

"Hasil keterangan saksi korban yang sekarang dirawat (Aditya) mengayunkan celurit lalu ditangkis pelaku (RCT) dan jatuh, lalu (celurit) diambil pelaku," ujarnya.

Baca juga: Diperintah Ayah, AD Ajak Dua Temannya yang Masih Remaja Jualan 10 Paket Sabu-sabu di Jakarta

Baca juga: Simak Cara Lapor SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2020 via Online, Terakhir 31 Maret 2021

Baca juga: Dijanjikan Uang Rp200 Ribu, 2 Remaja di Jakarta Pusat Nekat Edarkan Sabu: Pelaku Masih Kelas 3 SMP

Budi menuturkan RCT yang ditangkap di malam hari kejadian kini sudah ditetapkan jadi tersangka, dia dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan.

Barang bukti dalam penetapan tersangka di antaranya celurit yang digunakan untuk membacok Fachri dan Aditya, lalu pakaian dikenakan korban saat kejadian.

"Yang bersangkutan sekarang masih menjalani pemeriksaan," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved