Istri Kerja dari Pagi Sampai Malam, Pria di Koja Malah Tega Cabuli Putrinya yang Masih Remaja

Entah apa yang ada dipikiran Djamaludin (52) sehingga tega mencabuli putri kandungnya sendiri, J (16).

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Djamaludin (52), ayah yang cabuli putri kandungnya sendiri, saat diperiksa di Ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (10/3/2021). 

"Saya enggak engeh (curiga), tapi orang-orang (tetangga) tahunya itu orang udah begitu, cuma enggak ada yang berani," tuturnya.

Beberapa warga kata dia, sempat memberikan peringatan terkait aktivitas korban yang sering terlihat main ke rumah pelaku.

Baca juga: Putri Sulung Tahu Perseteruannya dengan Pendukung Habib Rizieq, Nikita Mirzani Syok: Tahu dari Mana?

Untuk diketahui, salah satu anak pelaku merupakan teman sebaya korban yang umurnya hanya terpaut dua atau tiga tahun.

"Saya pernah dibilangin sama tetangga, 'hati-hati mpok anaknya', cuma waktu itu saya enggak begitu tahu orang itu (pelaku) begitu (cabul)," terangnya.

Selepas mengetahui putrinya menjadi korban pencabulan, CB terpaksa memindahkan sekolah anaknya.

Baca juga: Kicauan Soal Kepulangan HRS Berujung Laporan Polisi, Ferdinand Hutahaean Ngaku Tak Merasa Serang JK

"Sekolah sampe saya pindahin, tadinya satu sekolah sama anaknya dia (pelaku)," ucapnya. 

Peningkatan pengawasan juga dilakukan, AA sejak diketahui menjadi korban pencabulan dilarang main ke lingkungan sekitar rumahnya.

"Saya enggak kasi main, paling dia di rumah aja enggak boleh ke mana-mana apalagi ke belakang (main ke pemukiman sekitar)," tuturnya.

Peristiwa ini menurut CB telah mempengaruhi perkembangan putrinya, dia dinilai memiliki emosi yang tidak stabil.

Baca juga: Sebut Umat Rindu Sikap Pemuka Agama yang Santun, Gus Mus Menangis: Tolong Hadirkan Akhlak Rasulullah

"Ya bentar-bentar ngambek, ada HP (ponsel) atau apa main banting, nggak kaya dulu, kalau dulu kan nurut, kalau sekarang susah," ucapnya.

Sementara itu selain dipaksa menonton video porno, pelaku dari pengakuan korban ternyata kerap memegang-megang bagian vital.

Kejadian itu lanjut CB, sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota pada 6 Januari 2020.

Beberapa kali ia menghadap ke kantor polisi sambil ditemani korban untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Viral Video Buang Kaleng Minuman ke Laut, Wanita Ini Dihujat: Gue Pasti Bisa Cari Itu Sampah di Laut

Namun hingga saat ini, belum diketahui sudah sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan polisi.

Keluarga Pelaku Maksa Berdamai

Ilustrasi Salaman
Ilustrasi Salaman (THINKSTOCK via Tribunnews.com)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved