Breaking News:

Misteri Nazaruddin Masuk Polemik KLB Demokrat, Analisa Pasek Kubu Moeldoko Kirim Sinyal ke Kubu AHY

Sekjen PPI Gede Pasek Suardika menganalisa sosok M Nazaruddin masuk dalam pusaran polemik KLB Partai Demokrat.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribun Medan/Danil Siregar
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin (kanan) hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). ekjen Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Gede Pasek Suardika menganalisa sosok M Nazaruddin masuk dalam pusaran polemik KLB Partai Demokrat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sekjen Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Gede Pasek Suardika menganalisa sosok M Nazaruddin masuk dalam pusaran polemik KLB Partai Demokrat.

KLB Partai Demokrat atau yang dikenal KLB Deliserdang telah memutuskan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Sedangkan, M Nazaruddin yang ikut dalam KLB Deliserdang merupakan mantan bendahara Demokrat merupakan terpidana kasus korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang.

"Sepertinya dua kubu memaksimalkan posisi koruptor tersebut secara terbuka dengan narasi yang berbeda. Banyak jejak digital tentang Nazar," tulis Gede Pasek Suardika melalui akun twitternya @G_paseksuardika, Kamis (11/3/2021).

Sementara itu di kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kata Pasek, sosok Nazar ditembak dengan isu sebagai bandar KLB.

Dimana terdapat kesaksian seorang wakil ketua DPC yang ikut diberikan uang Rp 5 juta dan ditipu karena bukan mendapatkan Rp 100 juta.

"Bak di dirigen semua langsung mengkapitalisasi isu ini. Isu besarnya,. Koruptor di balik kubu Moeldoko," tulis Pasek.

Di sisi lain, tutur eks politikus Demokrat itu, upaya mengisukan Moeldoko dibiayai para cukong.

Selain isu punya kekayaan banyak seakan menjadi narasi yang bertabrakan secara logika politik.

"Saya justru melihat, ada kesengajaan menggaet Nazar dimainkan secara terbuka di kubu Deli Serdang seakan kirim sinyal," kata Pasek.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved