Breaking News:

Apakah Vaksin Dapat Membatalkan Puasa saat Dilakukan di Bulan Ramadan? Ini Penjelasan MUI

Apakah vaksin dapat membatalkan puasa saat dilakukan di Bulan Ramadan? Berikut penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Editor: Suharno
Istimewa
Sebanyak 564 personel Polresta Bandara Soekarno-Hatta disuntik vaksin Covid-19 mulai hari ini, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Apakah vaksin dapat membatalkan puasa saat dilakukan di Bulan Ramadan?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.

Berdasarkan fatwa itu, vaksinasi yang dilakukan dengan penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa.

"Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa," ujar Ketua Komisi Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh, dikutip dari siaran pers pada Rabu (17/3/2021).

Adapun yang dimaksud injeksi intramuskular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

Dengan demikian, kata Asrorun, hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar).

Meski demikian, MUI memberikan tiga rekomendasi soal vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadan.

TONTON JUGA:

Pertama, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

Baca juga: WASPADA Jika Tidak Punya SIM, Tilang Elektronik yang Diterapkan 23 Maret Bisa Pantau Pengemudi

"Kedua, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari di bulan Ramadhan terhadap umat Islam yang siangnya berpuasa," tutur Asrorun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved