Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

2.000 Lansia Kabupaten Tangerang Bakal Divaksinasi Covid-19 Sampai Pekan Depan

Ratusan kelompok lanjut usia ( lansia ) di Kabupaten Tangerang melakukan vaksinasi di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Jumat (19/3/2021)

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Ratusan lanjut usia (lansia) menjalankan vaksinasi Covid-19 di Maxx Box Lippo Village, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ratusan kelompok lanjut usia ( lansia ) di Kabupaten Tangerang melakukan vaksinasi di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Jumat (19/3/2021).

Untuk hari ini, sebanyak 500 lansia ber-KTP Kabupaten Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 di Maxx Box Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

"Target utama hari ini kita mulai untuk lansia maksimum target 500 per hari sedianya," kata Direktur Siloam Hospital Lippo Village, Jeffry Oeswadi, Jumat (19/3/2021).

Tampak, dari pagi para sudah memadati lokasi vaksinasi didampingi anak dan keluargannya.

Peserta vaksinasi lansia tampak juga memenuhi meja antrran pendaftaran ulang,

Ratusan lanjut usia (lansia) menjalankan vaksinasi Covid-19 di Maxx Box Lippo Village, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/3/2021).
Ratusan lanjut usia (lansia) menjalankan vaksinasi Covid-19 di Maxx Box Lippo Village, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Kemudian, screaning pertama yang kemudian naik ke lantai dua untuk maju ke meja vaksinasi. 

Terpantau juga ada pemberlakuan keamanan yang ketat pada tahapan screaning akhir untuk penerima vaksin Covid-19.

Baca juga: Hotel Alona Jadi Sarang Prostitusi, Gandeng Muncikari Jual Anak di Bawah Umur: Segini Tarifnya

Baca juga: Puluhan Motor Terjaring Operasi Knalpot Bising di Depok, Polisi: Masyarakat Menilai Positif

Baca juga: Rajin Bikin Video Porno Sejak 2020, Pasangan Kekasih di Bogor Dapat Uang Belasan Juta dari Pornhub

Seperti pemeriksaan saturasi oksigen, teganan darah, serta wawancara terkait ada atau tidaknya penyakit penyerta. 

"Keputusan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) itu maksimal yang diizinkan 180/110. Lalu penyakit penyerta, seperti diabetes akut, auto imun yang belum terkontrol, itu tidak boleh," kata Jeffry.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved