Bukan Cuma Pengendara, Operasi Knalpot Bising di Depok Juga Bakal Sasar Para Penjual
Tak hanya menyasar pengendara yang menggunakan knalpot bising, polisi juga bakal merazia para penjualnya dalam rangka operasi knalpot bising.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Tak hanya menyasar para pengendara yang menggunakan knalpot bising di jalan raya, polisi juga bakal merazia para penjualnya dalam rangka operasi knalpot bising alias racing di Kota Depok, Jawa Barat.
“Kedepan kami ada kerjasama dengan Satreskrim. Ini kan tahapan awal, kita kerjasama dengan Satreskrim bergabung untuk mengarah ke produsen ke knalpot bising tadi,” ujar Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP M Andi Indra Waspada, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/3/2021).
Indra juga mengatakan, saat ini operasi knalpot bising di Kota Depok masih menyasar para pengendara roda dua.
Namun, tak menutup kemungkinan kedepan operasi ini akan menyasar para pengendara roda empat juga.
“Kita masih fokus knalpot sepeda motor bising,” jelasnya.

Indra juga mengatakan, sudah ada puluhan kendaraan roda dua yang terjaring operasi ini lantaran menggunakan knalpot non standar alias racing.
“Hari pertama kurang lebih sebanyak delapan pelanggar, hari kedua mendapat laporan ada di angka sembilan, hari ketiga 18, dan hari ini (keempat) masih berlangsung ya,” bebernya.
Baca juga: Belum Dianugerahi Momongan? Berikut Sejumlah Obat Tradisional untuk Tingkatkan Kesuburan
Baca juga: Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab Tetap Datangi PN Jakarta Timur Meski Sidang Digelar Virtual
Baca juga: Sidang Rizieq Shihab di PN Jaktim, Dirlantas Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Pengalihan Arus
Indra menjelaskan, sesuai dengan diskresi kepolisian, pihaknya menahan kendaraan para pelanggar ini untuk memberikan efek jera.
“Tentu, jadi sekali lagi tujuan kita petugas adalah dalam rangka untuk memberikan efek jera kepada pelanggar yang mana ketika kita menemukan secara hunting di lapangan kemudian kita temukan dan kita amankan,” katanya.
“Kemudian efeknya adalah sepeda motor kita tahan dengan catatan apabila yang bersangkutan ingin menggantikan barang buktinya berupa STNK dengan SIM maka petugas kami di lapangan ya menyampaikan kepada si pelanggar untuk menggantikan knalpotnya dengan yang standar,” timpalnya lagi.
Terakhir, Indra berujar bahwa operasi knalpot bising ini masih akan terus berlangsung beberapa hari kedepan, dan respon dari masyarakat pun cukup positif atas kegiatan ini.
“Karena memang sudah kita bisa lihat di beberapa media sosial juga banyak sekali masyarakat yang menilai positif untuk kegiatan ini,” pungkasnya.
Puluhan Motor Terjaring Operasi Knalpot Bising di Depok
Empat hari sudah operasi knalpot bising digelar jajaran Satlantas Polres Metro Depok, di tiga titik yang diantaranya Jalan Margonda, Jalan Juanda, dan Jalan Layang Universitas Indonesia.