Antisipasi Virus Corona di DKI

58 Tempat Karaoke Ajukan Izin Pembukaan Saat Pandemi Covid-19, Anak Buah Anies: Semuanya Ditolak

58 tempat karaoke telah mengajukan izin pembukaan di tengah pandemi Covid-19, namun semuanya ditolak Pemprov DKI.

The Weekend Edition
Ilustrasi tempat karaoke. 58 tempat karaoke telah mengajukan izin pembukaan di tengah pandemi Covid-19, namun semuanya ditolak Pemprov DKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 58 tempat karaoke telah mengajukan izin pembukaan di tengah pandemi Covid-19, namun semuanya ditolak Pemprov DKI.

Kepala Bidang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Bambang Ismadi menuturkan, pengajuan izin itu ditolak lantaran pengelola tempat karaoke belum bisa menyanggupi ketentuan soal protokol kesehatan.

Adapun ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Disparekraf DKI terkait persiapan pembukaan tempat karaoke.

"Belum ada (yang disetujui). Enggak ada yang salah, cuma kurang lengkap dari pengetatan protokolnya," ucapnya, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: 1.500 Karyawan Mall Ditargetkan Terima Vaksin Dalam Dua Hari di Kota Depok

Baca juga: Kebersihan Mulut Tak Terjaga Bisa Jadi Penyebab Abses Gigi, Ini Cara Pencegahannya

Untuk itu, proposal permohonan izin ditolak dan pengelola tempat karaoke diminta untuk melakukan revisi.

Setelah direvisi, pengelola tempat karaoke bisa kembali mengajukan permohonan izin kepada Disparekraf DKI Jakarta.

Dari 58 tempat karaoke yang permohonannya ditolak, kini 22 diantaranya telah mengajukan revisi kembali.

Disparekraf pun kini tengah mempelajari dan memeriksa protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di puluhan tempat karaoke itu.

"58 usaha atau outlet karaoke sudah mengajukan permohonan. 22 usaha sudah dan sedang direview lagi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Kendati permohonan tersebut dikabulkan, pengelola tempat karaoke tak bisa langsung membuka tempat usahanya.

Mereka harus menunggu keputusan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal pembukaan tempat karaoke di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi tempat karaoke harus sudah siap dulu secara protokol kesehatan yang ketat. Kalau memang dipandang sudah siap, nanti kami laporkan ke pimpinan," kata anak buah Anies ini.

Baca juga: Arman Depari Terkenal Berantas Narkoba, tapi Pernah Hampir Batalkan Penangkapan karena Hal Ini

Baca juga: Karyawan dan Pengunjung Tidak Sopan, Warga Senang Hotel Alona Disegel: Mengganggu Anak-anak

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga 22 Maret 2021 mendatang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved