Kebakaran Kontrakan di Matraman
Teriakan Minta Tolong Terdengar di Kontrakan Matraman, Nanang Terbangun Syok Lihat Api Depan Pintu
Suara minta tolong terdengar bersautan pada waktu subuh sekira pukul 04:50 WIB, Kamis (25/3/2021) di RT 03/RW 06, Jalan Pisangan Baru III.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Kurniawati Hasjanah
TONTON JUGA:
Baca juga: Aurel Dituding Oplas hingga Arsy Dihina Seperti Bayi Tua, Ashanty Pasang Badan: Sakit Hatinya Ibu
Srimulyani, Deby, Ria, Dani dan Nizan diketahui merupakan satu keluarga.

"Srimulyani ibu dari Deby, Ria adiknya Deby, Dani suaminya Deby, dan Nizan anak dari Dani dan Deby," jelas Erwin, keluarga dari Srimulyani ditemui TribunJakarta.
Baca juga: Paula Verhoeven Dinyatakan Pernah Terpapar Covid-19, Baim Wong Beberkan Kondisi Istri: Allah Baik
Erwin menuturkan, Deby meninggal dunia dalam kondisi hamil tiga bulan.
Ia bahkan teringat momen terakhir kali berbincang dengan Deby sebelum menjadi korban kebakaran di Matraman.
FOLLOW JUGA:
"Deby hamil tiga bulan, terakhir saya berbincang dengan dia beberapa hari lalu. Bareng dengan suaminya juga," papar Erwin.
Atas musibah kebakaran ini, Erwin mengaku keluarga Srimulyani berusaha tabah.
Baca juga: Terkuak Keseharian Anak yang Penggal Ayah Kandung di Lampung, Paman Tak Sangka: Kerap Bantu Orangtua
"Kami hanya bisa sabar, tabah, dan berserah diri saja. Semoga amal ibadahnya diterima Allah," imbuh Erwin.

Baca juga: Anang Hermansyah Siap Menimang Cucu, Keluarga Gen Halilintar Was-was Jelang Pernikahan Atta & Aurel
Sementara itu, Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, warga sempat berteriak agar pemilik rumah keluar ketika kebakaran terjadi.
"Keterangan saksi saat api baru mulai menyala tetangga korban sudah berteriak agar pemilik rumah keluar," kata Tedjo di Jakarta Timur.
Baca juga: Anies Baswedan Bawa Sepeda Non Lipat Masuk MRT Tuai Polemik, Pihak MRT Turun Tangan Beri Penjelasan
Namun, pemilik rumah diduga tidak mendengar teriakan warga karena sedang tidur.
FOLLOW JUGA:
"Kemungkinan korban tengah tertidur lelap, sehingga tak sadar saat api mulai membakar rumah mereka," ungkap Tedjo.
Saat ini, korban tewas telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Jasad korban dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan lebih lanjut dan keperluan penyelidikan," ujar Tedjo.
Dugaan sementara penyebab kebakaran itu adalah korsleting listrik.
(tribunjakarta siti nawiroh/m rizki hidayat)