Petaka Wanita Habis Suguhi Kopi ke Mantan Suami, Tak Lama Kemudian Ditemukan Terbakar di Dapur

Seorang wanita berinisial LI (53) terbakar di dapurnya tak lama setelah suguhi mantan suami, JD (58) segelas kopi, Selasa (6/4/2021).

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Rr Dewi Kartika H
TribunBogor/ Naufal Fauzy
Seorang wanita berinisial LI (53) di Kampung Lebak Pasar, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor tewas dibakar mantan suaminya, JD (58). 

"Kan pisah tuh, cuman si suami (LD) maunya gak pisah," tutur Ita.

Bahkan, Ita mengungkap pernyataan LD yang ingin mati bersama-sama dengan LI.

Baca juga: Lesti Kejora Akhirnya Ungkap Waktu Nikah dengan Rizky Billar, Sule Ikut Senang Ternyata Sudah Dekat

"Maunya dia kalau misalkan pisah, maunya mati bareng-bareng. Cuman, LI ini gak pernah nanggapin serius," sambung Ita.

Peristiwa memilukan itu sempat disaksikan oleh anak perempuan berusia 10 tahun.

Seorang wanita berinisial LI (53) di Kampung Lebak Pasar, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor tewas dibakar mantan suaminya, JD (58).
Seorang wanita berinisial LI (53) di Kampung Lebak Pasar, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor tewas dibakar mantan suaminya, JD (58). (Shutterlock/ TribunnewsBogor/ Naufal Fauzy)

Anak tersebut merupakan putri dari keponakan LI.

Mirisnya lagi, bocah tersebut melihat saat LI diduga diguyur menggunakan bensin.

"Dia lihat pas diguyurnya juga pakai bensin," kata salah satu kakak LI, Maryani (60).

Baca juga: Desiree Tarigan Santai Hadapi Laporan ART Ngaku Disekap, Bams: Kita Punya Bukti yang Memalukan!

Dilanjutkan Maryani, peristiwa ini baru terbongkar saat bocah tersebut berteriak minta tolong dari arah dapur.

Jika anak keponakan LI itu tak terak, kata Maryani, bisa jadi tak ada yang tahu LI dan JD terbakar.

"Kalau gak ada anak kecil yang teriak, warga sini mungkin juga pada gak tahu," katanya.

Dikira kain, tapi gerak-gerak

Tetangga LI, Mista (40), mengaku mendengar teriakan bocah perempuan tersebut.

Ilustrasi terbakar.
Ilustrasi terbakar. (Shutterstock)

Mista mengaku langsung bergegas ke lokasi sambil membawa anduk basah.

Pasalnya Mista menyangka, bocah tersebut berteriak karena ada kebakaran yang disebabkan kebocoran gas di dapur.

"Saya denger ada anak teriak-teriak, terus beberapa ibu-ibu ke sana. Saya pikirnya gas bocor, saya bawa handuk terus dibasahin pas lari ke sana (lokasi)," kata Mista.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved