Breaking News:

Kasus Pembubaran Jaran Kepang di Medan, FUI: Kebhinekaan Tak Bisa Tawar Menawar

FUI menjunjung tinggi kebhinekaan serta menyebut jika budaya leluhur harus dipertahankan. Aksi pembubaran tak ada dalam agenda

TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kepling XI Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal, Sai'in 

TRIBUNJAKARTA.COM- Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara Indra Suheri meminta maaf terkait aksi pembubaran jaran kepang di Kecamatan Medan Sunggal, pada Jumat (2/4/2021) yang berujung ricuh dan viral di media sosial.

Dia mengatakan tidak ada agenda pembubaran atraksi seni budaya dalam agenda FUI.

Dalam klarifikasinya, Indra mengatakan jika FUI menjunjung tinggi kebhinekaan serta menyebut jika budaya leluhur harus dipertahankan. Ia juga meminta maaf lantaran aksi pembubaran tak ada dalam agenda FUI.

Menurut dia, "framing" yang menyatakan FUI tidak menerima kebhinekaan dianggapnya kontraproduktif dengan semangat FUI yang mengedepankan semangat kebangsaan.

Awalnya mendapat info anggota FUI "digebukin"

Dikatakannya, saat peristiwa itu terjadi dirinya sedang beristihat di rumahnya sepulang dari Pekanbaru, Riau. Dia baru mengetahuinya kejadian itu pada malam hari.

Dia mendapat informasi, ada seorang anggota FUI Kota Medan berinisial DR yang digebuki oleh sekitar 9 orang. Karena itu kemudian pihaknya membuat laporan atas penganiayaan itu ke Polsek Sunggal pada Senin (5/4/2021).

Selanjutnya, pada hari Rabu (7/4/2021) dia mendapat informasi ada laporan dari pihak seberang (warga) dan berujung pada diamankannya seorang anggota FUI pada Kamis (8/4/2021) malam.

Mengenai diamankannya anggota FUI terkait dengan pembubaran atraksi jaran kepang, dia sudah mendapat klarifikasi dari Ketua FUI Kota Medan dan juga kepala lingkungan di lokasi kejadian yang kini menjadi tersangka.

Saat itu dia mempertanyakan mengenai adanya wancana-wacana FUI membubarkan seni jaran kepang.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved