Pengantin Baru di Cilincing Diserang Orang Tak Dikenal saat Berboncengan Sepeda Motor

Kedua pengantin baru tersebut diserang ketika mereka tengah berboncengan mengendarai sepeda motor di jalan akses kompleks Perumahan Nusa Kirana

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Luki Nur Ikhsan (30) menjadi korban pembacokan tiga orang tak dikenal saat mengendarai motor bersama sang istri di kompleks Perumahan Nusa Kirana, Cilincing, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Pasangan suami istri warga Cilincing, Luki Nur Ikhsan (30) dan Inge (22), menjadi korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (10/4/2021) malam lalu.

Kedua pengantin baru tersebut diserang ketika mereka tengah berboncengan mengendarai sepeda motor di jalan akses kompleks Perumahan Nusa Kirana, Cilincing, Jakarta Utara.

Peristiwa ini bermula saat Luki dan istrinya hendak menuju ke rumah mereka di kompleks tersebut.

Sekitar pukul 21.00 WIB Sabtu malam lalu, ketika mereka melintas di dekat jembatan menuju kompleks Perumahan Nusa Kirana, ada dua sepeda motor yang membuntuti dari belakang.

"Awalnya saya bawa motor berdua istri. Terus tiba-tiba dari belakang ada yang ngikutin, saya merasa curiga," kata Luki saat ditemui di kediamannya, Senin (12/4/2021) petang.

Luki melihat ada tiga orang yang membuntutinya mengendarai dua sepeda motor.

Seorang pria mengendarai satu motor, sementara dua pria lainnya berboncengan di satu motor lainnya.

Merasa terus dibuntuti sepanjang jalan kompleks Perumahan Nusa Kirana, Luki lantas menambah laju motornya.

Nyatanya, sekelompok orang tak dikenal itu juga makin tancap gas mengejar Luki dan sang istri.

Sampai akhirnya Luki ditabrak dan tersungkur di tengah jalan.

"Saya tancap gas, dia tancap gas lagi, lalu dipepet sama dia dari samping, saya ditabrak sampai jatuh," kata Luki.

Baca juga: Rizieq Shihab Pertanyakan Alasan Eks Kapolres Jakarta Pusat Tak Larang Acara di Petamburan

Baca juga: Gubernur Anies Larang Restoran Gelar Live Music Selama Bulan Ramadan

Baca juga: Pemkot Depok Larang Masyarakat Gelar Buka Puasa Bersama

Setelah terjatuh dari motornya, Luki mencoba berlari meminta pertolongan.

Namun, dua dari tiga pelaku mengejarnya sambil mengayunkan senjata tajam yang masing-masing mereka bawa.

Luki yang tak kuat berlari kencang lantaran kakinya terluka alhasil hanya bisa pasrah.

Dirinya pun dibacok kedua pelaku sebanyak dua kali di lokasi kejadian.

"Saya terus lari, teriak minta tolong, dia bacok saya dari belakang," ucap Luki.

Luki dibacok di depan Inge yang hanya bisa menangis dan berteriak meminta bantuan.

Tubuh Luki yang berlumuran darah makin membuat tangis Inge menjadi-jadi, sampai akhirnya sejumlah warga dan sekuriti kompleks setempat berdatangan.

Mengetahui mereka kalah jumlah, ketiga pelaku akhirnya melarikan diri usai sempat mengancam warga dan sekuriti yang terlambat hadir di lokasi pembacokan.

Seiring pelaku melarikan diri, Luki dan Inge akhirnya ditolong warga serta dilarikan ke klinik terdekat.

"Jadi saya teriak minta tolong, warga sama sekuriti pada keluar gitu. Langsung dikasih pertolongan pertama terus dibawa ke rumah sakit, ke klinik, untuk pertolongan pertama," ucap Luki.

Akibat peristiwa ini, Luki mengalami luka bacok di bagian bahu dan punggungnya. Ia juga menderita luka lecet di kakinya usai terjatuh dari motor.

Luki pun mengaku sudah melaporkan kejadian penyerangan berujung pembacokan ini ke Mapolsek Cilincing.

Kasus ini masih didalami pihak kepolisian.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved