Breaking News:

Paguyuban Pegawai Harap Proses Seleksi Kepala ANRI Berjalan Adil dan Transaparan

Proses seleksi jabatan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) diharapkan berjalan secara adil dan transparan.

Paguyuban Pegawai Harap Proses Seleksi Kepala ANRI Berjalan Adil dan Transaparan
Arsip Nasional Republik Indonesia
Arsip Nasional Republik Indonesia

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Proses seleksi jabatan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) diharapkan berjalan secara adil dan transparan.

Hal itu disampaikan Ketua Paguyuban Pegawai ANRI Fauzan Anyasfika.

"Kami berharap sistem seleksi yang adil, akuntabel, dan transparan akan menghasilkan kepemimpinan yang bergelimang cahaya kebenaran," kata Fauzan di Kantor ANRI di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (16/4/2021).

Fauzan menilai banyak terjadi kejanggalan dalam proses seleksi jabatan Kepala ANRI.

Kejanggalan tersebut, kata dia, mulai dari perubahan mendadak metode pelaksanaan dari online menjadi offline tanpa mempertimbangkan kepentingan dan jarak para kandidat, hingga tidak independennya assesor.

"Teknis pelaksanaan assesment dimana, antara lain tidak adil dalam penentuan makalah yang hendak dibahas. Bahkan, ada makalah kandidat yang diklaim atas nama kandidat lain dan tidak ada kesempatan untuk memprotes," ujar dia.

Ia menyebut salah satu kandidat bahkan berniat untuk mengundurkan diri karena proses seleksi yang banyak kejanggalan.

Baca juga: Perawat Perempuan Luka-luka Usai Dianiaya Orangtua Pasien, Bermula dari Tanya Melepaskan Infusan

Baca juga: Polisi Tangkap Pencopet di Halte TransJakarta Semanggi Jakarta Selatan

Baca juga: Ramadan Terberat Bagi Nenek Sukini, Rumah Hancur karena Gempa, Kini Tidur di Kandang Kambing

Ia pun meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo selaku pemilik otoritas untuk melakukan audit pelaksanaan dan penilaian terhadap panitia seleksi (pansel) dan asesor.

"Kami berharap Menpan RB dapat melakukan objektifikasi atau pencarian kebenaran terhadap laporan mengenai para assesor dari berbagai sumber juga selektif dalam laporan Pansel Kepala ANRI mengenai tiga nama terpilih," ucap Fauzan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved